daging merah

Ada-ada saja cara untuk jadi lebih langsing yang saat ini diterapkan, salah satunya adalah dengan pola makan diet tinggi protein. Kalangan pelaku diet ini hanya mengonsumsi makanan berprotein, dan sedikit sekali karbohidrat.

Memang benar bahwa protein akan melancarkan fungsi tubuh, akan tetapi jika asupannya tidak seimbang maka yang terjadi malah sistem tubuh jadi terganggu. Apabila dibiarkan, bisa jadi masalah kesehatan yang serius lho.

Idealnya, per kg berat badan dibutuhkan 0,8 gram protein. Jadi secara umum manusia perlu mengonsumsi sekira 46-56 gram protein setiap hari, demikian menurut The DRI (Dietary Reference Intake).

Dilansir laman Times of India, jika berlebihan protein maka akan terjadi risiko kesehatan seperti berikut ini:

Ginjal terganggu

Ada zat nitrogen by-products atau nitrogen sampingan yang akan turut masuk dalam pencernaan saat Anda makan daging. Ini memberatkan kerja ginjal untuk menyaringnya, jika Anda kebanyakan konsumsi protein. Apabila ginjal tidak bisa mengatasi, maka resikonya ia akan rusak.

Penyakit gastrointestinal

Makanan tinggi protein bisa memicu konstipasi dan kembung. Apalagi jika Anda kurang asupan serat dari sayur dan buah. Kemungkinan muncul penyakit sistem pencernaan sangat besar, salah satunya adalah gastrointestinal.

Berat badan naik

Bukannya langsing malah berat badan bertambah akibat makanan tinggi protein. Dalam jangka waktu singkat, bisa jadi terlihat Anda mengalami penurunan berat. Namun jangka panjang, penumpukkan protein memicu bertambahnya berat badan secara siginifikan.

Bau mulut

Makanan kaya protein sejatinya membuat bau mulut menjadi lebih buruk. Ini terjadi akibat proses pencernaan protein yang lama dan memicu munculnya bakteri lebih banyak dalam sistem pencernaan.

Bad mood

Makanan berkarbohidrat merangsang otak untuk memproduksi serotonin atau hormon bahagia. Jika Anda tidak mengonsumsi karbohidrat maka produksi hormon tersebut juga terganggu. Alhasil, mood buruk sering menghampiri seperti stres, depresi, dan mudah marah.

Dehidrasi

Kekurangan cairan kerap terjadi jika Anda banyak makan protein, karena mencerna zat tersebut butuh banyak cairan. Ginjal yang bekerja keras membuang kelebihan protein serta limbah nitrogen, butuh asupan cairan lebih sebagai cara memudahkan proses pembuangan.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here