Seorang anggota DPR dari Fraksi Golkar terciduk operasi tangkap tangan (OTT). Dia adalah Aditya Moha, wakil rakyat dari Sulawesi Utara.


Aditya ditangkap di Jakarta bersama seorang hakim yang bertugas di Sulawesi Utara. Ada uang asing yang diamankan KPK terkait penangkapan ini.


“Jumat tengah malam KPK lakukan OTT di Jakarta terkait dengan kasus hukum di Sulawesi Utara. Ada penegak hukum dan politisi yang diamankan,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Sabtu (7/10/2017).


Aditya berasal dari daerah pemilihan Sulawesi Utara. Pria kelahiran 21 Januari 1982 ini sekarang duduk di Komisi XI DPR.


Anggota Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengaku belum mendengar informasi soal terciduknya Aditya Moha. Dia masih berkoordinasi di lingkup internal Golkar.


“Ini lagi di WA group saya lagi lihat. Kalau itu benar kemarin kita baru naik haji sama-sama. Jadi saya cek dulu apa benar. Kalau benar, kita no comment deh,” ujarnya.


Partai Golkar mengaku kaget atas penangkapan Moha.


“Kita kaget atas kabar berita ini,” ucap Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily saat dimintai tanggapan wartawan, Sabtu (7/10/2017).


Ace menyebut partainya prihatin jika kabar OTT Moha benar. Meski demikian, Ace masih menunggu konfirmasi resmi dari KPK.

Wasekjen Golkar Ace Hasan


“Ini kan untuk sekian kalinya kader Partai Golkar terkena kasus KPK. Lebih baik soal penjelasan kasusnya kita harus mendengarkan penjelasan resmi KPK,” tutur Ace.


Aditya ditangkap di Jakarta bersama seorang hakim yang bertugas di Sulawesi Utara. Ada uang asing yang diamankan KPK terkait penangkapan ini.


“Jumat tengah malam KPK lakukan OTT di Jakarta terkait dengan kasus hukum di Sulawesi Utara. Ada penegak hukum dan politisi yang diamankan,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan, Sabtu (7/10).


Baca juga: KPK Lakukan OTT pada Ketua PT Manado dan Politikus Golkar


Sumber berita Anggota DPR dari Fraksi Golkar yang Diciduk KPK adalah Aditya Moha : detik


Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here