persija arema Andritany Ardhiyasa

Pelatih caretaker Arema FC, Joko Susilo, menyebut Persija Jakarta beruntung bisa mencuri poin dari Stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 kemarin yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Namun, apa yang dikatakan Joko Susilo itu rupanya tidak disetujui oleh pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco.

“Kami memainkan sepakbola dengan marking ketat, kami tahu Arema tim kuat di kandang dengan keinginan menang yang besar,” buka Stefano Cugurra Teco usai pertandingan di Malang kemarin.

“Marking kami harus bagus dan mengandalkan serangan bagus, babak pertama kami pun bisa cetak satu gol. Di babak kedua kami punya dua peluang yang bisa mengakhiri pertandingan, namun tidak menjadi gol,” papar pelatih asal Brasil ini.

Stefano Cugurra Teco melanjutkan, “Kemudian lawan mendapatkan bola mati dan mungkin kami kurang konsentrasi di belakang karena saya menggantikan posisi beberapa pemain. Mungkin pemain itu tidak berada di posisi yang benar sehingga Arema mendapatkan gol.”

“Tetapi karena target adalah satu poin, maka saya perlu mengucapkan terima kasih kepada pemain atas kerja kerasnya,” beber Stefano Cugurra Teco.

“Dua tim ini punya kemampuan bagus, fighting spirit untuk memenangkan pertandingan. Kadang memang ada pelanggaran sedikit keras dan biasa emosi. Tetapi saya pikir semua pemain hari ini punya rasa respek satu sama lain dan tidak ada yang berlebihan,” tutupnya.

Sebelumnya, Joko Susilo menyebut Persija diuntungkan dengan waktu istirahat yang lebih lama dari Arema FC. “Tentu ini hasil yang tidak kami inginkan, Persija bermain bagus dan disiplin,” kata pelatih yang akrab disapa Gethuk ini.

“Dan mohon maaf, tanpa saya takabur, saya pikir Persija hari ini (kemarin) beruntung. Beruntung bukan karena permainan, tetapi karena kondisi kami yang masih kelelahan,” pungkas Joko Susilo.

x

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here