Ariana Grande

Ariana Grande akhirnya membatalkan sejumlah jadwal konsernya hingga bulan Juni mendatang. Keputusan ini diambil setelah konsernya di Manchester yang digelar pada tanggal 22 Mei lalu diwarnai oleh ledakan bom. Republic Record selaku pihak label mengungkapkan bahwa tur Dangerous Woman terpaksa ditunda karena situasi saat ini masih belum stabil.

“Karena peristiwa tragis di Manchester, tur Dangerous Woman ditunda hingga kami bisa memastikan situasi sekaligus untuk menghormati mereka yang kehilangan (akibat insiden),” ujar pihak label.

Hal senada juga disampaikan oleh promotor yang menuturkan bahwa konser Ariana Grande yang seharusnya digelar di London (25-26 Mei) telah dibatalkan, termasuk konser di Swiss pada tanggal 5 Juni mendatang. Pembatalan ini dilakukan bukan hanya untuk keamanan Ariana dan para penggemarnya, tapi juga untuk memberikan penghormatan kepada korban bom Manchester.

“Konser di O2 London minggu ini telah dibatalkan, begitu juga dengan konser Swiss pada tanggal 5 Juni. Kita akan terus memberikan support untuk Manchester dan semua keluarga yang menjadi korban akibat serangan pengecut dan tidak berperikemanusiaan tersebut. Hidup kita kembali terancam tapi kita akan menghadapinya bersama-sama. Terima kasih,” kata pihak promotor.

Selain London dan Swiss, Ariana Grande kabarnya juga sudah membatalkan jadwal konsernya di Belgia (28 Mei) dan Jerman (3 Juni). Para penggemar yang sudah terlanjur membeli tiket pun tidak perlu khawatir karena pihak penyelenggara konser berjanji akan melakukan refund secara penuh.

Loading...

Sampaikan Pendapat