Hasil Liga Jerman Tadi Malam Bayern Munchen vs Wolfsburg 2-2 r

Bayern Munchen melalui CEO mereka, Karl-Heinz Rummenigge meminta agar liga-liga Eropa bersepakat bahwa bursa transfer ditutup secara serentak pada31 Juli setiap tahunnya. Langkah ini diyakini akan membuat klub lebih fokus, karena sebelum musim dimulai, skuat mereka sudah dapat dipastikan tidak berubah lagi.

Bursa transfer musim panas 2017 menciptakan banyak prahara untuk klub-klub Eropa. Tengoklah Borussia Dortmund yang harus melepaskan Ousmane Dembele atau AS Monaco yang merelakan Kylian Mbappe, ketika kompetisi sudah berlangsung.

Atau lihatlah Barcelona yang sempat diperkuat oleh Neymar di Piala Super Spanyol 2017, lalu kehilangan sang pemain yang hengkang ke PSG untuk memecahkan rekor transfer dunia dengan angka 222 juta Euro. Ketika klub kehilangan seorang bintang, mereka jadi terburu-buru mendapatkan pengganti; dan bursa transfer dihadapi dengan gagap.

Melihat hal ini, Karl Heinz Rummenigge mencuatkan kembali ide yang selama ini banyak dipendam oleh klub-klub Eropa. Yaitu, ide agar bursa transfer di seluruh Eropa ditutup pada periode yang sama; dan dilakukan sebelum kompetisi dimulai. Dan tanggal 31 Juli tiap tahunnya dianggap sebagai batas waktu yang paling netral.

Rummenigge menuturkan kepada FC Bayern Magazine, “Kita harus mencapai solusi seragam di seluruh Eropa, (bursa transfer ditutup secara serentak) terlepas dari perbedaan awal musim di liga masing-masing.”

Hasil Liga Jerman Tadi Malam Bayern Munchen vs Wolfsburg 2-2 4

“Batas akhir kolektif menutup jendela transfer pada 31 Juli juga akan memberi kontribusi untuk mengembalikan ‘akal sehat’ dan rasio ke dunia  sepak bola. (Penutupan serentak) Ini akan menjadi solusi yang sangat berguna, karena semua klub, manajer, dan penggemar tahu sejak pertandingan pertama, siapa saja yang berada dalam skuat mereka.”

Rummenigge menegaskan, penutupan bursa transfer lebih awal tidak akan mengganggu klub-klub elite Eropa. Justru ia menilai, potensi terjadinya gelombang protes tentang konsep ini, akan datang dari klub yang ‘lebih rendah’.

Katanya, “Saya ingin menggarisbawahi bahwa penutupan jendela transfer lebih awal, tidak akan pernah gagal karena klub-klub besar Eropa, tapi bisa rusak karena klub-klub yang lebih kecil yang ingin melakukan perubahan [ke dalam skuat mereka] untuk mengatasi kemungkinan gagal di kualifikasi Liga Champions. ‘

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here