minum kopi

Jika Anda termasuk orang yang sensitif dengan kadar kafein dalam kopi sehingga dapat meningkatkan asam lambung, maka ada saran penyajian kopi yang benar sehingga perut tidak sakit setelah meminumnya.

Saran tersebut diungkap oleh dr. Annisa Maloveny, Sp.PD dengan maksud agar Anda yang sering mengeluhkan efek buruk usai minum kopi, masih bisa juga mendapatkan manfaat dari secangkir minuman beraroma wangi tersebut.

Bagaimanapun, minum kopi dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus saat sedang bekerja atau belajar. Ia pun dapat jadi stimulan bagi otak agar saat bekerja lebih efektif.

“Sebaiknya minum kopi setelah makan agar perut terisi, minimal satu jam setelah makan. Hal ini untuk menghindari naiknya asam lambung,” kata dr Annisa seperti dilansir laman liputan6.com.

Jika takaran pekat bisa membuat asam lambung naik, maka buatlah dengan takaran yang encer.

“Menurut penelitian, batas aman asupan kafein per harinya 300-400mg. Sebaiknya konsumsi di bawah 300mg. Dalam segelas kopi, biasanya kafeinnya sebanyak 100mg,” tambah dia.

Setelah itu, karena kafein bersifat diuretik atau memicu BAK, maka konsumsi cukup air putih usai minum kopi. Ini untuk mengganti jumlah cairan dalam tubuh yang terbuang dengan buang air kecil. Jika tidak maka Anda bisa mengalami dehidrasi.

Hindari konsumsi berlebihan, maksimal disarankan tidak lebih dari tiga cangkir kopi yang boleh dikonsumsi atau efek buruknya akan Anda rasakan.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here