beras-maknyuss

Beras Maknyus makin laris dicari oleh netizen setelah diketahui kelebihannya yakni tanpa menggunakan pengawet, tanpa pemutih, dan tanpa pewangi. Padahal sebelum gudangnya di kawasan Bekasi disegel oleh pihak kepolisian, beras ini tidak banyak diketahui keberadaannya oleh konsumen luas.

Salah satu pedagang yang turut merasakan lonjakan minat pembeli terhadap beras Maknyus adalah Sri (25), yang berjualan di Pasar Flamboyan, Pontianak, Kalimantan Barat.

“Stok kita masih banyak, sekitar 20 karung terdiri dari 5 kilogram dan 10 kilogram,” kisahnya seperti dilansir laman Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) Minggu (23/7/2017).

Harga setelah sampai ditingkat pedagang pun terbilang cukup terjangkau, yakni antara Rp65 ribu – Rp 70 ribu untuk ukuran 5 kg. Sementara yang ukuran 10 kg dijual sekira Rp 133 ribu atau Rp13.300 per kg.

Menurut Sri konsumen rata-rata membeli yang kemasan 5 kg, karena lebih praktis. Konsumen pun menilai bahwa beras Maknyus lebih punel dan lezat dibanding beras lain dengan harga yang sama.

Sebagai pedagang, Sri mengaku tak paham apa masalah yang membelit PT Indo Beras Unggul (IBU) sehingga disegel oleh pemerintah karena dianggap merugikan.

Namun dirinya belum menerima permintaan penarikan beras Maknyus atau larangan edarnya sehingga masih menjual kepada konsumen.

Demikian juga halnya dengan beras Ayam Jago, yang merupakan produksi dari PT IBU. Keberadaannya masih bisa ditemui dipasaran dan makin banyak dicari oleh konsumen yang penasaran setelah  ramai pemberitaan di media.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here