Presiden Jokowi dan Presiden Turki Tayyip Erdogan (1)

Hak cipta ©elshinta.com

Lintas.co.id – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan memberikan sambutan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada saat berkunjung ke negaranya. Sambutan itu berupa upacara kenegaraan di Istana Presiden Turki atau White Palace.

BACA JUGA : Berita Hari Ini: Usai Barack Obama, Presiden Jokowi Siap Bertemu dengan Donald Trump!

Adanya rencana untuk memberikan sambutan itu telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, pada saat di Ankara, Rabu (5/7/17), dalam sebuah pers menjelang kunjungan Presiden Jokowi ke Turki.

“Acara resmi akan dimulai dengan penyambutan kenegaraan oleh Presiden Turki kemudian dilanjutkan pertemuan yang sifatnya lebih terbatas yaitu pertemuan  empat mata yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral secara lebih luas,” ujar Retno.

Kunjungan yang dilakukan Presiden Jokowi ke Turki ini, kata Retno, merupakan kunjungan balasan yang dilakukan presiden, karena sebelumnya Presiden Edogan telah melakukan kunjungan pada bulan Juli 2015 lalu.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Presiden Recep Tayyip Erdogan juga telah mendapatkan beberapa sambutan kenegaraan resmi oleh pemerintah RI. Sebelumnya, dari beberapa forum internasional keduanya juga pernah bertemu. Namun kunjungan ke turki ini, kata Retno adalah yang pertama kali dilakukan oleh Presiden Jokowi.

JokowiHak cipta ©klikpenajam.com

Retno mengaku, ada tiga fokus pembahasan yang akan dilakukan Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraannya untuk yang pertama kali d Turki, yaitu pengembangan kerja sama yang sudah dijalin dalam bidang ekonimi melalui Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership atau IT-CEPA, serta pengembangan industry strategis, dan counter terorisme.

BACA JUGA : Sambut HUT RI ke 72, Presiden Jokowi Buka Lowongan untuk Koki yang Jago Masak Ikan

“Jadi ada 8 kegiatan yang akan dilakukan oleh Presiden dalam kunjungan kenegaraan ke Ankara,” tuturnya.

Sedangkan penyambutan kenegaraan yang akan dilakukan di Istana presiden Turki baru saja diresmikan pada tahun 2014 lalu. Istana yang dikenal dengan sebutan White Palace ini sudah banyak diketahui oleh sebagai salah satu landmark Kota Ankara.

Karena dalam pembangunannya telah menelan biaya sebanyak 350 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 4,6 Triliun. Bangunan ini diketahui berdiri diatas lahan yang memiliki luas 4.134 hektar di bagaian luar wilayah Ankara.

BACA JUGA : Berita Hari Ini: Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI di Istana Negara Munculkan Pro Kontra!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here