Barca Pakai Cara Licik Untuk Datangkan Ousmane Dembele

Pergerakan di bursa transfer menunjukkan bahwa Barca menggunakan cara licik untuk mendatangkan Ousmane Dembele. Demikian yang diklaim oleh presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness. Tingkah Dembele yang mogok latihan di Borussia Dortmund untuk mempercepat kepergiannya ke Camp Nou, menurut Hoeness tidak akan terjadi tanpa instruksi tersembunyi dari Barcelona.

Sebelumnya, Barcelona sudah mengeluarkan penawaran sebesar 100 juta Euro untuk Ousmane Dembele. Tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Borussia Dortmund yang sedang berusaha memanfaatkan situasi. BVB melihat Barca sedang mendapatkan uang melimpah sebesar 222 juta Euro atas penjualan Neymar. Oleh karenanya, Dortmund ingin mendapatkan uang ekstra dari Dembele, di kisaran 140 hingga 150 juta Euro.

Begitu Dortmund  menolak tawaran sebesar itu, Ousmane Dembele langsung bereaksi. Dia mogok latihan dan menghilang tanpa bisa dihubungi oleh BVB. Akibatnya, Dembele terkena sanksi tidak boleh berlatih bersama rekan-rekan setimnya; plus tidak akan dimainkan dalam batas waktu yang tidak ditentukan.

Barca Pakai Cara Licik Untuk Datangkan Ousmane Dembele 2

Pemain senior Dortmund, Gonzalo Castro, menyebutkan pada Jumat (18/8) lalu, bahwa dirinya terheran-heran dengan perilaku Dembele ini. Namun Castro menyiratkan ada yang tidak beres; dan menuding ada pihak yang memaksa Dembele mogok latihan. Katanya, “Kita tidak tahu siapa yang berada di balik tindakannya atau siapa yang menuntunnya (berbuat demikian)”.

Dukungan terhadap Dortmund justru muncul dari musuh bebuyutan mereka, Bayern Munchen. Presiden Die Roten, Uli Hoeness mengkritik pendekatan Barcelona kepada Ousmane Dembele yang dicapnya sebagai pendekatan “kelas terendah”.

Kata Hoeness, “Jika Barcelona berada di belakang (aksi pemogokan Ousmane Dembele), maka saya tidak menghormati klub tersebut. Memaksa pemain untuk memutuskan kontrak (dengan cara seperti ini) adalah (perbuatan) kelas terendah.”

Barcelona sendiri mengaku optimis mendapatkan Ousmane Dembele secepatnya. Hal ini disebutkan oleh manajer umum Barca Pep Segura. Di sisi lain, klub Catalan harus berpacu dengan waktu karena batas akhir penutupan bursa transfer musim panas adalah tanggal 31 Agustus 2017 mendatang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here