Kabar terkait tersedianya tawaran kursi menteri untuk untuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat santer diberitakan pada Agustus lalu. Menurut rumor yang beredar, dikabarkan bahwa Partai Demokrat mendapat tawaran satu dari dua kursi menteri, yakni jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Benarkah demikian? Diluar dugaan, jawaban AHY tak disangka-sangka.

Sewaktu ditemui setelah menghadiri sebuah seminar di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Rabu (13/9/2017), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampak enggan menanggapi kabar tersebut.

“Enggak usah (ditanggapi) lah. Terlalu banyak spekulasi,” tuturnya seraya menyunggingkan senyum, seperti disitir dalam laporan Kompas.com.

Suami dari Annisa Pohan yang biasa disapa AHY ini kemudian menyampaikan jawaban normatif. Menurutnya, jabatan formal memang penting namun bukan segala-galanya.

Agus lantas menambahkan, setiap orang memang ingin punya fungsi dan peran yang baik dalan kehidupan sosial bermasyarakat dan bernegara. Namun, dia menganggap hal tersebut bukan berarti harus dengan menduduki sebuah jabatan formal.

“Saya hanya ingin berkontribusi secara positif. Saya ingin bisa menyapa teman-teman kawula muda, masyarakat berbagai elemen di manapun. Saya ingin punya kontribusi di sana,” beber pria yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute ini.


Tawaran menteri untuk AHY disebut-sebut terjadi saat pembahasan Rancangan Undang-undang Pemilihan Umum di DPR tengah ramai dibicarakan. Waktu itu, ada enam partai pendukung pemerintaan Presiden Joko Widodo yang ingin agar ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) sebesar 20 persen kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara secara nasional diberlakukan dalam Pilpres 2019.

Akhirnya, Demokrat menjadi satu dari empat partai yang menyatakan menolak penerapan ambang batas 20 persen kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara secara nasional pada Pilpres mendatang. Saat rapat paripurna pada 21 Juli, Demokrat memilih walk out bersama dengan Partai Gerindra, PKS dan PAN.

Sementara itu, The Yudhoyono Institute (TYI) sendiri telah diresmikan pada Kamis (10/8/2017) lalu oleh Direktur Eksekutif Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Peresmian ini dilakukan di Djakarta Theatre, Jakarta. Dalam The Yudhoyono Institute ini, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memegang peran sebagai Chairman TYI.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here