Origi

Melihat sang anak kesulitan mendapatkan menit bermain, ayah Divock Origi bereaksi dan meminta putranya tersebut segera pergi meninggalkan Liverpool. Bagi sang ayah, apa yang terpenting saat ini adalah bagaimana caranya sang anak bisa rutin bermain meski itu harus dilakukan dengan cara pergi dari Anfield sesegera mungkin.

Origi memang bukan menjadi opsi utama Jurgen Klopp di barisan depan Liverpool. Dalam skema tiga striker yang ia usung, justru nama Roberto Firmino yang menjadi favorit untuk mengisi lini depan dan kemudian ada nama Daniel Sturridge. Ketika Sturridge cedera atau berhalangan main, barulah Origi yang ‘naik pangkat’ untuk menjadi pemain kedua setelah Firmino.

Sejauh musim ini berjalan, Origi baru sekali bermain bagi Liverpool dan itu pun ia lakukan dari bangku cadangan. Artinya, tak banyak menit bermain yang didapatnya sejauh ini. Musim lalu pun Origi juga sering memainkan peran seperti itu yang membuat sang ayah kini sudah merasa gusar dengan situasi Origi disana.

“Divock harus pergi meninggalkan Liverpool untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain. Bisa saja ia pergi ke Tottenham, tapi ada juga minat yang ditunjukkan oleh klub-klub dari Prancis dan Jerman,” ujar ayah Origi.

Spurs memang menjadi salah satu destinasi yang memungkinkan bagi Origi. Klub itu dahulu pernah bersaing mendapatkan Origi namun harus mengakui keunggulan Liverpool. Diperkirakan, Mauricio Pochettino tak akan keberatan jika memang Origi berkeinginan pindah kesana sebelum bursa transfer ditutup.

Ngototnya sang ayah agar putranya pergi dari Anfield sebenarnya juga bukan karena sebab. Minimnya waktu bermain yang ia dapat bisa mempengaruhi peluang main Origi di Piala Dunia 2018 nanti. Pasalnya, turnamen tersebut memang menjadi bersejarah bagi Origi karena namanya mulai dikenal dunia saat ia main impresif tiga tahun lalu di Brazil. Karena performanya itu pula, Liverpool tertarik mendatangkannya ke Anfield.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here