Witsel

Axel Witsel aslinya bisa hengkang ke Bayern Munchen pada musim panas ini. Namun, gelandang internasional Belgia tersebut memilih setia di Liga China bersama Tianjin Quanjian. Hal itu juga tidak terlepas dari penolakan Fabio Cannavaro melepas Witsel, saat ia dikontak oleh pelatih Bayern, Carlo Ancelotti.

Saat Axel Witsel pundah ke Tianjin Quanjian, gelandang berusuia 28 tahun itu jadi bahan olokan. Pasalnya, Witsel dianggap cuma mata duitan, menyerah pada kekuatan uang Liga China, dibandingkan mempertimbangkan karier sepakbolanya. Apalagi saat itu Witsel yang berkarier di Zenit, sempat mendapatkan tawaran dari Juventus, juara Liga Italia.

Namun, Axel Witsel menegaskan, sejatinya tidak ada yang berbeda antara bermain di liga elite Eropa atau Liga China. Jika memang seseorang memiliki kemampuan, ia tetap dilirik. Buktinya, Witsel baru saja ditawari untuk bergabung ke Bayern Munchen, juara Bundesliga dalam lima musim terakhir.

Katanya untuk Le Vif, “Semua orang berpikir bahwa begitu datang ke sini, saya [akan] dilupakan. Sekadar memberikan contoh, ini benar-benar bocoran eksklusif … Dua minggu lalu, Carlo Ancelotti mengontak Fabio Cannavaro dan bertanya apakah dia (Ancelotti) bisa menghubungi saya.”

Witsel

“Dia ingin saya bergabung ke Bayern. Ini adalah bukti bahwa Anda tidak terlupakan dari level tinggi sepak bola Eropa hanya dengan dalih bahwa saat ini Anda bermain di Cina (yang dianggap tidak kompetitif, dan hanya bergelimang uang).”

“Tapi Cannavaro menjawab Ancelotti bahwa ia masih membutuhkan saya (di Tianjin Quanjian). Saya harus memperhitungkan hal ini, karena faktanya Cannavarolah yang membawa saya ke sini.”

Lalu, apa yang terjadi seandainya Fabio Cannavaro mengizinkan Axel Witsel pergi dari Tianjin Quanjian? Menurut sang gelandang internasional Belgia, maka tidak ada alasan untuk menolak Bayern, yang disebutnya lebih baik daripada Juventus.

“Jika dia [Cannavaro] memberi saya lampu hijau untuk bernegosiasi? Bayern adalah Bayern … saya bisa pergi ke Juventus, namun Bayern masih jauh ada di atas mereka. Tetapi, pernyataan ini hanya menegaskan, bahwa klub Eropa tidak melupakan saya.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here