Bullying di Universitas Gunadarma.


Belum lama ini media sosial telah dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus menjadi korban bullying atau perudungan. Hal ini dilakukan oleh sejumlah mahasiwa di kampusnya.


Kejadian diduga terjadi di Kampus Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat. Dalam video tenag menjadi viral, memperlihatkan seorang mahasiwa berkebutuhan telah dikelilingi oleh sejumlah pemuda yang juga merupakan mahasiswa kampus itu.


Aksi bullying mahasiswa Gunadarma ini dilakukan oleh seorang pemuda yang menarik tas dari anak berkebutuhan khusus tersebut. Hingga dia merasa kekusahan untuk berjalan. Ditambah dua pelaku lainnya yang berdiri didepan korban pada saat aksi itu berlangsung.


Tak lama aksi bullying mahasiswa Gunadarma itu dilakukan, korban mencoba untuk mengibaskan tangannya dengan tujuan menghentikan aksi yang tidak sepantasnya dilakukan itu. Hingga pada akhirnya dia terbebas dari perudungan tersebut.


Karena merasa kesal dengan tingkah yang telah diberikan kepada, kemudian korban melempar para pelaku bullying mahasiswa Gunadarma dengan tempat sampah. Sedangkan pihak dari Unversitas Gunadarma membenarkan adanya peristiwa itu.


“Memang ada kejadian seperti itu di kampus kami. Kami menyesali adanya kejadian itu dan akan mencari tahu serta menyelidiki kronologi kejadiannya,” kata Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian’ , Minggu, 16 Juli 2017.


Berikut beberapa fakta mengenai aksi bullying di Univeritas Gunadarma:


1. Identitas Pelaku Bullying Mahasiswa Gunadarma Diketahui


Beberapa nama dari pelaku aksi tersebut sudah dikantongi oleh Universitas Gunadarma. “Sudah kita dapat nama-nama (pelaku) itu. Nama-nama itu sudah diserahkan ke Wadek III Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi (FIKTI),” ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma Irwan Bastian, Minggu (16/7/17).


2. Ditindaklanjuti


Pihak Universitas Gunadarma pun berjanji akan menindak lanjuti kasus bullying mahasiswa Gunadarma. “Pastinya akan kami tindaklanjuti kasus tersebut, tidak akan berhenti sampai di sini saja. Nantinya akan kami temui korban dan keluarga korban untuk menindaklanjuti kasus ini,” kata Irwan.


3. Satu Jurusan


Iriawan mengungkapkan, pelaku dan korban merupakan teman satu jurusan. “Jadi mereka itu ternyata teman satu kelas (jurusan). Kami sedang mencari tahu fakta-fakta kejadian tersebut,” tuturnya.


4. Pelaku Meminta Maaf


Iriwan mengatakan, pelaku bullying mahasiswa Gunadarma telah mendatangi korban dan pihak keluarganya untuk meminta maaf atas kejadian tersebut. “Mereka (pelaku) menyesali kejadian tersebut,” tuturnya.


“Meskipun mereka telah menyesali dan mendatangi korban dan keluarganya, tentunya akan kami tindak tegas. Kami akan proses sesuai dengan ketentuan dan tata tertib di Gunadarma,” sambungnya.!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here