Habib Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) lewat kuasa hukumnya mengajukan permohonan penghentian perkara (SP3) dugaan chat pornografi di situs baladacintrizieq.com. Sementara itu, Sekjen Partai Politik Golkar Idrus Marham menegaskan jika kasus hukum tersebut tidak bisa begitu saja diberhentikan.

“Saya kira tidak bisa, sebuah proses hukum harus jalan dengan baik,” ujar Idrus di hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (27/8/2017), seperti yang diwartakan oleh Detik.com

Berdasarkan keterangan Idrus, tidak ada satu orang pun di Indonesia yang boleh melakukan intervensi hukum. Idrus juga menegaskan lagi jika Indonesia merupakan negara hukum dan menjunjung tinggi segala prosesnya.  

“Partai Golkar berpandangan karena kita adalah negara hukum maka sejatinya hukum dijadikan remote control terhadap seluruh sistem kehidupan kita. Biarlah hukum jadi panglima itu prinsip dasar partai Golkar,” terangnya lebih lanjut lagi.

Sementara itu saat disinggung mengenai pertemuan pentolan FPI itu dengan politikus Gerindra, Fadli Zon di Makkah, Idrus enggan untuk berkomentar banyak. Dia mengaku belum mengetahui detail dari pertemuan tersebut.

“Boleh jadi anggota DPR itu ketemu dalam rangka mempelajari untuk melakukan satu kajian dan lain sebagainya. Saya kira tidak boleh suudzon tidak boleh negatif thinking tapi kita lihat kalaupun ketemu kita berharap membantu proses hukum yang dijalani,” sambungnya lagi.

Sebelumnya, Kombes Argo Yuwono selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan jika pihaknya sudah menerima surat SP3 yang dikirimkan pihak Rizieq. Argo menyebutkan jika penghentian kasus itu sangatlah tergantung dari penilaian penyidik nantinya.

“Jadi Polda Metro Jaya, terutama Ditkrimsus, kemarin sudah menerima permohonan untuk kasus Habib Rizieq di-SP3. Tentunya tidak semudah apa yang kita bayangkan, pasti penyidik punya pandangan lain apa kasusnya itu tindak pidana apa bukan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/8/2017) seperti yang dilansir di Poskotanews.com

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here