Hasil MotoGP Inggris 2017 Andrea Dovizioso Juara,

Andrea Dovizioso menyimpan alasan tersendiri untuk tidak mengikuti aksi ‘brutal’ Marc Marquez di GP Misano. Dovi yang selama ini dikenal sebagai ahli strategi, menilai lebih baik dirinya mendapatkan 16 poin dari peringkat ketiga di grand prix tersebut; daripada memaksa untuk terus berpacu dan akhirnya jatuh, tanpa tambahan satu angka pun.

Setelah hanya merampungkan balapan sebagai posisi tiga di GP Misano, Andrea Dovizioso harus menerima kenyataan. Dia kini harus berbagi puncak klasemen MotoGP 2017 bersama Marc Marquez dengan koleksi poin yang seimbang, 199 angka.

Hasil akhir di Misano menunjukkan perbedaan pendekatan yang dilakukan oleh Marquez dan Dovi. Sang pebalap Spanyol berani mengambil risiko untuk membuntuti Danilo Petrucci sang pimpina lomba, lantas menyalipnya di lap terakhir. Sementara Dovizioso tampak lebih tidak bernafsu.

Tentang hal ini, Dovi punya kalkulasi tersendiri. Menurutnya, sepanjang balapan, ia tidak punya cukup kecepatan untuk bersaing dengan Petrucci dan Marquez. Jadi, lebih baik membiarkan kedua pebalap terdepan bertarung; dan menyelesaikan lomba dengan mendapatkan poin maksimum yang bisa diraih, 16.

Hasil MotoGP Austria 2017 Andrea Dovizioso Juara, Taklukkan Marc Marquez!

Kata Dovi, “Saya menyadari sejak awal bahwa ini adalah balapan yang sangat sulit; karena saya tidak memiliki grip, entah kenapa. Setelah kecelakaan Jorge [Lorenzo], yang saya amati, Danilo dan Marc mengukir kecepatan yang sama. Saya pun mengukur apakah punya kesempatan untuk berpacu dengan mereka atau tidak sampai akhir.”

“Tapi saya tidak memiliki poin yang lebih baik dibandingkan dengan keduanya; untuk berani menantang mereka bertarung. Seperti yang dilihat semua orang, sangat mudah melakukan kesalahan dan banyak terjadi kecelakaan di setiap kategori. Hari ini, ketika saya memulai lomba, saya pikir lebih penting untuk mengambil 16 poin daripada nol (gagal finish).”

Andrea Dovizioso menyebutkan, cerita bakal lain jika ia merasa motor Desmosedici GP17 yang digebernya mampu bersaing. Maka sang pebalap Italia bakal mau menempuh risiko berkejaran dengan Petrucci dan Marquez hingga tikungan terakhir.

“Saya pikir Anda harus mencoba seperti Marc, mengambil banyak risiko, tapi  (hal itu baru bisa dilakukan) jika ada (kans bagus) untuk melakukannya. Saya tidak punya kans itu.  – saya tidak merasakannya. Saya tidak begitu puas karena kehilangan beberapa poin di klasemen, tapi melihat kecepatan dan kemampuan (motor Ducati) bertarung di trek basah, saya sangat bahagia.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here