Timnas Indonesia u22 Timor Leste Marinus Wanewar

Marinus Wanewar akhirnya angkat bicara tentang ulah tidak sopannya usai laga Indonesia vs Kamboja dalam pertandingan terakhir babak penyisihan Grup B cabang sepakbola putra SEA Games 2017 Malaysia yang berujung kericuhan. Striker Timnas Indonesia U22 ini diketahui telah menunjukkan gestur kurang pantas kepada kubu Kamboja.

Dalam pernyataanya, Marinus Wanewar mengaku bahwa ia memang tidak bisa menahan emosi. Namun, kelakuan tidak pantas itu dilakukan karena sebelumnya merasa dikasari oleh pemain Kamboja. Striker Persipura Jayapura ini juga menilai wasit telah bertindak kurang adil.

“Laga (melawan Kamboja) kemarin saya dipukul dan dihantam pemain lawan. Lalu wasit juga berat sebelah. Saya yang tidak tahan karena geregetan dan tidak bisa menahan emosi,” tutur Marinus Wanewar beberapa waktu lalu.

“Pelatih (Luis Milla) bilang saya tidak boleh seperti itu. Dia bilang saya bisa jadi pemain besar, jadi tidak boleh ada gerakan itu lagi,” lanjutnya.

Luis Milla selaku pelatih Timnas Indonesia U22 memang langsung meminta maaf kepada pihak Kamboja atas ulah Marinus Wanewar selepas pertandingan usai. Pria asal Spanyol ini menyesalkan tindakan yang dilakukan Marinus Wanewar dalam laga yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia itu.

“Saya ingin minta maaf atas yang dilakukan Marinus Wanewar di akhir pertandingan. Sebagai pelatih saya sedih dengan perilakunya, seharusnya pemain nasional harus bisa memberikan image bagus dari mana ia berasal. Ke depan saya berharap bisa lebih baik,” ucap Luis Milla.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here