kantong plastik hitam

Jelang Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, peringatan untuk tidak memakai kantong plastik berwarna hitam sebagai pembungkus daging qurban kembali dikeluarkan. Salah satu aparat berwenang yang mengeluarkan himbauan tersebut adalah Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Jangan sampai membungkus daging dengan kresek atau plastik hitam,” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) DIY Sutarno seperti dilansir laman Liputan6.com, Rabu (30/8).

Alasannya tentu demi kesehatan, karena plastik hitam merupakan plastik hasil daur ulang berbagai jenis sampah plastik yang dicampur dengan bahan kimia tertentu. Akibatnya, plastik itu tidak higienis dan bahan kimianya dapat mencemari daging qurban.

Sutarno pun memberikan alternatif jenis plastik lain yang lebih sehat, yakni yang berwarna bening atau transparan. Ini bukan plastik daur ulang sehingga aman digunakan untuk membungkus makanan.

“Maka kami anjurkan panitia kurban untuk pakai plastik transparan saja,” tandasnya.

Selain itu, dirinya juga menganjurkan panitia qurban sebaiknya dalam kondisi fisik yang fit, tidak sedang sakit atau flu yang memungkinkan virus menyebar kemana-mana. Daging mentah mudah sekali terkontaminasi dan menularkan penyakit jika ada virus yang menempel.

“Karena daging mudah terkontaminasi virus-virus di sekitarnya, saya berharap panitia kurban dalam keadaan sehat,” tambah Sutarno.

Untuk kesehatan hewan yang akan diqurbankan, pihaknya telah memastikan bahwa tim pemeriksa yang terdiri dari dokter hewan dari Dinas Peternakan dan juga aparat terkait lainnya telah bekerja maksimal.

Hewan qurban adalah hewan yang sehat dan tak boleh mengidap penyakit semisal cacing hati, antraks dan penyakit menular lain.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here