K. Mbappe

Jika Zinedine Zidane tidak menjadi asisten pelatih Carlo Ancelotti, Kylian Mbappe bakal memiliki takdir lain, yaitu bergabung ke Real Madrid. Demikian yang disampaikan oleh ayah sang bocah ajaib, Wilfrid Mbappe kepada ESPN. Awalnya Zizou bertugas sebagai ‘pemandu bakat’ bintang-bintang muda. Dan ketika dia dipindahtugaskan, Los Blancos melewatkan kesempatan untuk mendapatkan Mbappe.

Sejak melesat sebagai bintang muda paling terang di Eropa musim lalu, Kylian Mbappe menjadi bahan pembicaraan terbesar di bursa transfer musim panas ini. Dia dihubung-hubungkan dengan banyak klub elite Eropa. Mbappe akhirnya masih tetap bertahan di Liga Prancis, tetapi meninggalkan klubnya, AS Monaco.

Pemain berusia 18 tahun itu diboyong oleh klub super, PSG, dengan status pinjaman. Ini terjadi bukan karena PSG kehabisan uang, tetapi demi klub Paris tersebut terhindar dari ancaman sanksi FFP (Financial Fair Play). Sebelumnya, PSG sudah membakar uang mereka ketika menjemput Neymar dari Barcelona seharga 222 juta Euro.

Namun, sejatinya sangat mungkin Kylian Mbappe punya jalan nasib yang berbeda. Untuk hal itu, kita harus kembali kepada tahun 2013. Saat itu, Zinedine Zidane yang selalu  dipersiapkan oleh Florentino Perez menjadi pelatih masa depan Real Madrid, menerima tawaran sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti, juru taktik Los Blancos kala itu. Jalan tersebut pada akhirnya memuluskan langkah Zizou untuk menjadi pelatih kenamaan seperti sekarang.

Jika Zidane Tak Jadi Pelatih, Kylian Mbappe Pasti Pilih Real Madrid

Tetapi ada hal yang harus dikorbankan oleh Real Madrid. Mereka kehilangan kesempatan untuk membeli Mbappe. Pasalnya, Zizou yang biasanya jenius dalam menganalisis kemampuan seorang pemain, seperti yang diperlihatkannya saat mendapatkan Raphael Varane dan Marco Asensio, kemudian fokus dalam tugasnya sebagai asisten pelatih, bukan lagi memantau bakat bocah-bocah ajaib di Eropa.

Tentang hal ini, Wilfrid Mbappe menuturkan kepada ESPN, “Kami banyak menggelar pertemuan dengan Monsieur Zidane tapi sejak dia menjadi asisten pelatih tim pertama [menjelang musim 2013/14] saya percaya bahwa dia tidak memiliki waktu yang cukup untuk Kylian.”

“Jika Zidane tetap bertugas untuk merekrut dan merawat talenta muda seperti Kylian, mungkin kami akan memlih bergabung dengan Real Madrid daripada Monaco.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here