Valentino Rossi Kalah Dari Zarco & Folger Mereka Pebalap Hebat! (1)

Johann Zarco memang sensasional dalam putaran pertama MotoGP 2017. Ia duduk di peringkat enam, hanya berada di bawah para pebalap tim pabrikan. Namun Herve Poncharal, bos Yamaha Tech 3 menegaskan, bagaimanapun Zarco tetaplah seorang rookie di MotoGP tahun ini yang kurang pengalaman.

84 poin dari sembilan balapan, hanya sekali mengalami DNF. Itulah catatan Johann Zarco sang pebalap Tech 3. Di musim perdananya di MotoGP, Zarco mampu meraih sekali podium, yaitu kala GP Le Mans di kandangnya sendiri. Ia juga mampu mengungguli Jorge Lorenzo, sang juara dunia tiga kali yang kini bermukim di Ducati.

Herve Poncharal menyebutkan, Zarco merupakan pribadi yang unik. Poncharal mengaku sempat resah ketika Zarco memimpin balapan di GP Qatar hanya untuk kemudian terjatuh. Bagi sang bos ini bisa fatal, karena momen untuk mendahului para pebalap elite macam Marc Marquez dan Valentino Rossi terlewat begitu saja.

Poncharal menuturkan kepada Crash.net, “Saya sangat sedih, karena berpikir, ‘mungkin itu satu-satunya kesempatan kami’. Memimpin balapan selama enam lap di depan Rossi, Vinales, Marquez, Dovizioso dan semua orang mungkin tidak akan pernah terjadi lagi. Tapi Zarco berkata, ‘Herve, jangan bersedih karena saya tahu situasi ini (memimpin lomba) akan terjadi lagi’.”

Hasil Kualifikasi MotoGP Assen 2017 Johann Zarco Pole, Marquez Kedua!

“Saat itu saya berpikir … hanya menaikkan alis (tidak percaya). Tapi dari balapan berikutnya di Argentina, Austin, lalu Jerez, Johann semakin meninggi dan meninggi. Kami tiba-tiba saja berhasil merebut  podium di Le Mans, pole di Assen dan podium untuk Jonas (Folger, rekan setim Zarco) di Jerman. Ini jauh di luar target.”

“Zarco adalah sosok yang sangat menggairahkan. Saat Anda memiliki rookie dan bertindak seperti yang dia lakukan, Anda tidak akan tidak bersemangat. Saya sempat berpikir mungkin dia rookie biasa, yang membalap di luar potensinya. Tapi, meskipun masih anyar, dia memacu, cepat, dan terus belajar.”

Ada dua kejadian penting yang dialami Herve Poncharal belakangan bersama Zarco. Yaitu ketika pebalap Prancis itu mengganti motornya di GP Assen sehingga tiba di urutan ke-14, terburuk sejauh ini. Kemudian di GP Sachsenring dalam guyuran hujan, Zarco merebut sembilan besar.

Poncharal mengingat, “Di Assen, Johann menunjukkan contoh khas seorang rookie. Sabtu (saat kualifikasi) fantastis tapi di hari Minggu saat ia memutuskan untuk mengganti motor, hasilnya mengecewakan.”

“Ketika di Sachsenring, saat hujan turun, Johann menyebutkan dirinya terobsesi dengan kemungkinan bakal tergelincir dan merasa takut. Tapi setelah menyaksikan balapan kembali (di tayangan ulang) ia sadar seharusnya bisa lebih berani lagi dalam memacu motor. Jadi, meski  mengalami musim yang hebat, tetap saja Johann adalah rookie. Orang-orang seperti Vale(ntino Rossi),  (Andrea) Dovi(zioso),  (Marc) Marquez lebih tahu banyak hal (dari pengalaman).”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here