Loading...
MotoGP

Marc Marquez: Aku Harus Menang Karena Dovizioso Jelek Di GP Aragon

Hasil MotoGP Aragon 2017 Marc Marquez Juara, Honda Finish 1-2!

Marc Marquez menyebutkan, dirinya memang harus menang di GP Aragon 2017 pada Minggu (24/9) lalu. Bukan apa-apa, kemenangan itu penting karena sang pebalap Honda sadar, saingan utamanya, Andrea Dovizioso (Ducati) biasanya tampil ‘buruk’ di grand prix tersebut. Dan terbukti, perkiraan Marquez benar: selisihnya dari Dovi melebar jauh.

Marc Marquez sukses meraih kemenangan kelimanya musim ini di grand prix ke-14. Sempat tertinggal di awal perlombaan, Baby Alien sukses menyalip seniornya, Jorge Lorenzo (Ducati) untuk mengamankan 25 poin. Berkat hal ini, ia memimpin klasemen MotoGP 2017 sendirian, dengan selisih 16 angka dari Dovizioso.

Sebelumnya, sampai GP San Marino, Marquez dan Dovizioso sama-sama mengoleksi 199 poin. Namun kini, dengan hasil buruk yang didapatkan Dovi, hanya finish di urutan ketujuh akhir pekan lalu, situasi sangat berubah. Marquez ada di posisi penghancur yang lebih ampuh.

Baca Juga:  Zarco Ingin Menang di Kandang Anak-anak Spanyol

Marquez sendiri, mengakui dirinya sudah memperhitungkan segalanya. Dia sadar, motor Desmosedici GP17 milik Andrea Dovizioso bakal kesulitan bertarung di Aragon. Jadi, jika ada momen untuk membuat selisih demikian masif, maka memang di Aragonlah waktu yang paling tepat.

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2017 Marc Marquez Pole (2)

Marquez menuturkan kepada GPOne, “Saya tidak hanya sekadar meminimalisasi kesalahan. Di sisi lain, saya juga harus tahu kapan harus mengambil risiko seperti yang saya lakukan (di Aragon). Saya tahu lintasa ini adalah tempat Dovizioso bakal merasa kesulitan.”

Marc Marquez jelas sangat bertaruh di Aragon. Pasalnya, ia terus memaksakan diri untuk memacu motornya yang tertinggal sangat jauh dari Jorge Lorenzo; lantas berhasil menyalip X-Fuera tujuh lap sebelum usai untuk mengklaim kemenangan. Bagi Marquez, ketika jaraknya semakin dekat dari Lorenzo, pilihannya tinggal kemenangan besar atau kehancuran total.

Baca Juga:  Insiden #JerezClash Karena Ulah Lorenzo?

“Saya terus berlomba dengan risiko terjatuh. Ketika akhirnya saya bisa mendekati Lorenzo, saya hanya berpikir untuk memacu motor sekuat tenaga.  Saya tahu gagal juara dunia dipertaruhkan namun (Aragon) ini adalah trek kandang bagi saya.”

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.