Andrea Dovizioso Sekarang Rival di MotoGP 2017 Tahu, Aku Berbahaya!

Marc Marquez menyebutkan, sejatinya sudah sejak awal Andrea Dovizioso masuk bursa juara. Oleh karenanya, jika saat ini Dovi memimpin klasemen MotoGP 2017 dengan selisih sembilan angka dari Marquez sang juara bertahan, hal itu bukannya tak bisa diperkirakan. Bagi Baby Alien, Dovizioso adalah lawan utamanya musim ini.

Meraih empat kemenangan dalam 12 race, Andrea Dovizioso kini berubah menjadi sosok menakutkan bagi siapapun di MotoGP 2017. Ia tidak memiliki motor yang secara tradisional biasa bersaing di papan atas MotoGP. Namun nyatanya, menunggangi motor Desmosedici GP17 yang terus berkembang, Dovi bisa menjadi raja.

Sosok yang paling merasakan kekuatan Dovizioso adalah Marc Marquez. Terutama dalam dua race terakhir. Di GP Austria, Marquez dikerjai oleh kecermatan taktik Dovi. Meskipun memburu sang pebalap Italia sampai tikungan terakhir, Baby Alien harus mengakui kehebatan Dovi yang berhasil mendapatkan 25 poin di balapan tersebut.

Lalu akhir pekan lalu pada Minggu (27/8), ketika Marc Marquez mengalami masalah pada mesin sehingga tak bisa merampungkan lomba, Dovizioso kembali beraksi. Dia mendapatkan 25 poin kedua dalam dua race terakhir; yang menyebabkan keunggulan penting di puncak. Dovi mungkin tidak punya motor terbaik, atau tidak pula jadi pebalap tercepat. Tapi, dia adalah sosok paling pintar membaca situasi sejauh ini.

Hasil MotoGP Austria 2017 Andrea Dovizioso Juara,

Faktanya, Andrea Dovizioso hanya sekali gagal finish dalam 12 race awal. Dia juga tidak pernah finish di bawah delapan besar. Tepatnya, lima podium (sekali menjadi runner-up), sekali peringkat empat, dua kali peringkat lima, dua kali peringkat enam, dan sekali peringkat delapan. Konsistensi yang musim lalu dimiliki Marquez, kini dipegang Dovizioso.

Tentang penampilan luar biasa Dovi ini, Marquez menuturkan, “Sebelum balapan, Dovi sudah menjadi salah satu favorit, salah satu lawan utama, dan sekarang dia memimpin (klasemen).”

“Dia memenangkan empat balapan, dia adalah pembalap dengan kemenangan terbanyak, jadi saya mencoba mengendalikan Dovi, mencoba mengendalikan Vinales, mencoba mengendalikan lima pembalap teratas – bahkan Dani. Mereka semua ada di dalam perebutan gelar!”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here