mata bengkak

Stroke tidak hanya bisa terjadi pada organ manusia yang bernama otak, namun ada pula yang dialami oleh organ mata. Yang ini memang jarang diketahui, karena pengidapnya tidak sebanyak stroke otak.

Stroke mata dalam bahasa medisnya dikenal dengan nama oklusi arteri retina. Kondisi tersebut terjadi karena adanya penyumbatan di dalam pembuluh darah wilayah mata. Tidak hanya penyumbatan, kadang pula ada penyempitan di pembuluh darah retina.

Efek terburuknya adalah retina tidak mendapat aliran darah dan memicu kerusakan permanen, sampai dengan kebutaan.

Dilansir laman Medical News Today secara umum stroke mata tidak membuat penderitanya mengalami kesakitan atau nyeri. Yang terjadi adalah mereka mengalami penurunan kualitas penglihatan.

Gejala awal yang kerap dirasakan oleh pasien adalah kehilangan penglihatan tepi, atau mengalami gejala blind spot atau floater.

Pandangan menjadi buram, terdistorsi, berbayang, yang mula-mula ringan namun makin berat dari hari ke hari atau malah hanya hitungan jam.

Pemicunya hampir mirip dengan apa yang terjadi pada stroke otak, yakni aterosklerosis, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan bahkan sebelumnya sudah pernah mengalami masalah dengan jantung dan stroke otak.

Dilansir American Academy of Ophtalmology , lansia di atas 60 tahun memiliki resiko tertinggi mengalami stroke mata, lebih besar lagi bagi kaum pria. Untuk menghindarinya disarankan bergaya hidup sehat, dan hindari makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here