Hasil Kualifikasi MotoGP Misano 2017 Maverick Vinales Pole, 1

Maverick Vinales menyebutkan, mustahil bagi dirinya untuk juara MotoGP 2017 jika level motor Yamaha masih seperti saat ini. Vinales sendiri saat ini tertinggal 28 poin dari pemuncak klasemen, Maverick Vinales. Apakah ini tanda-tanda sang pebalap Spanyol melempar handuk tanda menyerah?

Kejuaraan MotoGP tahun ini masih menyisakan empat balapan lagi. Dengan perbedaan tipis antara motor-motor yang bersaing, segalanya masih bisa terjadi. Namun, Maverick Vinales melihat saat ini motor YZR M1 miliknya tidak cukup ampuh untuk beradu cepat dengan Marquez atau Andrea Dovizioso yang ada di atasnya.

Bukti sahih adalah yang terjadi di GP San Marino dan Aragon. Dalam dua grand prix tersebut, Maverick Vinales berhasil mencatatkan pole di babak kualifikasi. Namun start terdepan tak pernah menjamin 25 poin untuknya. Vinales hanya mampu meraih peringkat keempat balapan baik di San Marino maupun Aragon.

Singkatnya, meskipun YZR M1 saat ini sudah berkembang, motor tersebut tampak hanya mampu diandalkan untuk mengejar waktu tercepat dalam satu lap, bukan dalam satu perlombaan. Dan Vinales tampak paham dengan kekuatan motornya.

Ia menuturkan kepada Motorspot.com, “Jika ingin memenangi kejuaraan, kami harus memperbaiki paket (motor). Setiap kali balapan berlalu, opsi kami semakin terbatas saja.”

Maverick Vinales Yamaha Masih Bisa Juara MotoGP 2017, Asal ...

“Saya terbangun (di Minggu pagi hari jelang lomba) dengan berpikir untuk menang, tapi setelah memberikan 200 persen saya, Anda dapat melihat bahwa saya tidak mampu memburu mereka.”

Vinales pun berusaha realistis terkait peluangnya menjadi juara. Kelemahan di motor Yamaha akan menjadi batu sandungan untuk mengejar perolehan Marc Marquez. Apalagi saat ini selisih antara mereka berdua lebih dari satu kemenangan lomba.

Vinales menambahkan, “Bertarung memenangi kejuaraan dengan cara seperti ini akan sangat sulit, saya tidak memiliki cengkeraman (grip) di (bagian) belakang. Jika kami bisa menyelesaikan masalah saat ini, kami akan mampu bersaing. Tapi jika tidak,. maka mustahil.”

“Kami selalu memberikan yang maksimal dan lebih lagi (di setiap perlombaan). Tapi sudah bisa terlihat, dengan paket yang kami miliki sekarang, sulit untuk berpikir bahwa kami dapat memulihkan selisih yang hampir mencapai 30 poin.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here