menpora imam nahrawi 2

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menilai ada intimidasi atau tekanan yang dilakukan oleh wasit asal Malaysia saat memimpin pertandingan antara Timnas Indonesia U22 vs Timor Leste dalam lanjutan babak penyisihan Grup B cabang sepakbola putra SEA Games 2017 Malaysia belum lama ini.

Dalam laga itu, wasit asal Malaysia, Nagor Amir Noor Mohamed, mengganjar Evan Dimas dengan kartu kuning jelang pertandingan berakhir. Padahal, Evan Dimas saat itu justru menjadi pemain yang dilanggar dan tidak melakukan apapun, termasuk provokasi atau protes, karena tergeletak di lapangan.

“Saya minta kepada Timnas Indonesia U22 untuk melakukan protes, banding kepada panitia, wasit atas keputusan yang tidak adil kepada Evan Dimas yang diberikan kartu kuning. Karena Evan Dimas murni korban,” tukas Imam Nahrawi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Evan Dimas pun dipastikan tidak akan tampil di laga penentuan melawan tim kuat Vietnam. Imam Nahrawi pun menduga, ada sesuatu yang tidak beres dalam pemberian kartu kuning terhadap Evan Dimas itu. Pasalnya, Evan Dimas adalah salah satu pemain paling penting di Timnas Indonesia U22.

“Dan saya menduga ini murni tekanan, karena sebentar lagi kita akan menghadapi Vietnam, sementara pemain kunci kita diberikan kartu kuning,” sebut Menpora.

“Makanya kita minta protes dan banding. Dan kita minta nanti untuk memilih wasit yang netral, tidak ada sentimen yang membuat kita curiga,” lanjut menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here