Tol laut merupakan salah satu jurus andalah Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam perebutan kursi Presiden dan Wakil Presiden pad 2014 yang lalu. Tol laut digadang-gadang merupakan bentuk solusi untuk mengatasi persoalan konektivitas antar pulau di Indonesia.

Namun ternyata sampai saat ini masih banyak orang yang sedikit kontra dengan hal tersebut. Seperti baru-baru ini ada pernyatan menarik yang dilontarkan oleh Gubenur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba terkait kebijakan tol laut Jokowi. Berdasarkan Kasuba, pelayanan tol laut di wilayah Maluku Utara sangatlah tidak efektif.

Pasalnnya, menurut Kasuba, dari segi waktu operasional terlalu lama, dimana satu kali operasi menghabiskan waktu sampai 23 hari, sementara kapal kompetitor bisnis hanya membutuhkan waktu tujuh sampai satu minggu saja.

“Kehadiran kapal tol laut ini, dengan harapan menekan tingkat harga di daerah. Tapi, kalau waktu kedatangannya mencapai 23 hari, maka sama saja. Tidak ada manfaatnya,” kata Gubernur saat ditemui di Kantor DPRD Malut, Jumat (25/8/2017) seperti yang dikutip di Jawapos.com

Gubenur juga menyebutkan jika tol laut merupakan kebijakan presiden dengan maksud menyamakan harga kebutuhan masyarakt di Pulau Jawa dengan luar Jawa. Tetapi kenyataanya, selama ini harga barang tetap seperti sedia kala sebelum adanya kebihan tol laut yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi.


Kasuba menyebutkan masalah tersebut sampai ke Menko Kemaritiman agar ada perhatian yang baik dari pemerintah pusat.

“Memang ini kebijakan presiden dan masalahnya ada di Kementerian Perhubungan. Tapi, bagi saya lebih baik disampaikan ke Menko Kemaritiman, sebab semua masalah yang lebih paham dan cepat responnya ada di Menko Maritim karena dia mengatur semua hal,” jelsnya lebih lanjut.

Gubenur juga sangat berharap jik tol laut bisa berjalan efektif lantaran memiliki pengaruh yang besar terhadap kehidupan masyarakat, dimana daya beli masyarakat akan meningkat seiring dengan turunnya harga kebutuhan pokok di pasaran. Maka dari itulah ia ingin kebijakan itu ada evalusi dan bisa berdampak untuk masyarakat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here