Polisi akan Panggil Seluruh Pengurus Kelompok Saracen untuk Diperiksa


Polisi akan memanggil semua orang yang ada dalam struktur kepengurusan geng penyebar hoax Saracen. Polisi ingin mendalami kasus ini dengan memanggil para pengurus Saracen.


“Orang-orang yang ada dalam struktur yang dicantumkan di laman saracennews.com tentunya nanti akan dilakukan klarifikasi dan dilakukan penyidikan lebih lanjut yaitu berupa akan kita kirimkan dan layangkan berupa undangan lebih dulu. Kita berikan kesempatan untuk klarifikasi di depan penyidik apa yang terjadi,” tutur Kabag Mitro Ropenmas Polri Kombes Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/8).


Awi menambahkan, polisi juga akan memeriksa admin akun yeng terlibat langsung dengan para tersangka. Satu hal lagi yang akan dilakukan polisi adalah memeriksa data secara keseluruhan dari situs saracennews.com.


“Kita dalam proses pendalaman karena memang saat ini sedang dilakukan analisis lapor terkait barang bukti yamg ada. Dan rekan-rekan ketahui untuk data yang baru bisa diperiksa baru 27,3 bit dan masih ada sekitar 93 bit lagi yang perlu diperiksa penyidik,” ungkapnya.


Struktur Organisasi kelompok Saracen yang beredar di dunia maya


Kelompok ini menyediakan ‘jasa’ dalam memproduksi dan menyebarkan konten hoax dalam konteks SARA di media sosial dengan tarif yang kabarnya bisa mencapai Rp 100 juta. Ada 800 ribu akun yang tergabung dalam jaringan grup Saracen–Facebook Saracen, Saracen Cyber Team, dan SaracenNews–di jagat maya.


Sudah banyak yang menjadi korban, dari mulai pejabat publik hingga pengusaha. Geng Saracene rela memfitnah demi lembaran uang.


Hingga saat ini polisi baru menetapkan tiga tersangka dari anggota Saracen. Mereka yakni Muhammad Faizal Tonang (43), yang ditangkap pada 21 Juli 2017 di Jakarta Utara; Sri Rahayu (32) yang ditangkap pada 5 Agustus lalu di Cianjur, Jawa Barat, dan Jasriadi (32) yang ditangkap di Pekanbaru, Riau, pada 7 Agustus lalu.


Grup Saracen berhasil diringkus


Sejumlah nama yang masuk dalam struktur redaksi saracennews.com menyangkal bergabung Saracen. Misalnya saja pengacara Ferry Juan yang ditulis duduk sebagai Ombudsman (pengawas). Seorang wartawan di Riau yang masuk struktur juga menyabut namanya dicatut dan mengaku tak tahu apa-apa soal Saracen.


Peran tiga tersangka Saracen yang sudah diciduk polisi bisa dilihat di infografis di bawah ini:


Infografis Saracen


Baca juga : Polisi Dalami Info Nama Eggi Sudjana di Struktur Organisasi Saracen


Sumber berita Polisi akan Panggil Seluruh Pengurus Kelompok Saracen untuk Diperiksa : kumparan


Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here