Segenap Prajurit Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir (Yontaifib-2 Mar) melaksanakan latihan selam dengan kedalaman 23 Meter dan menembak diatas sea rider di wilayah Lampung Selatan, Jumat (14/07/2017).


Kegiatan tersebut, merupakan salah satu materi yang dilatihkan dalam LSL (Latihan Satuan Lanjutan) II darat dan laut TW III TA. 2017.
Adapun tujuan daripada latihan ini adalah untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Yontaifib-2 Marinir guna melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pasukan khusus TNI AL.


Latihan kali ini diikuti sebanyak 102 personel yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Intai Amfibi-2 Marinir Letkol Marinir Rino Rianto.
Dalam penyelaman tentunya sangat dibutuhkan kesehatan yang sangat prima. Misalkan kalau seseorang yang sedang sakit pilek aja, dipaksakan untuk turun menyelam tentunya akan sangat mengganggu bahkan membuat penyelam tersebut akan sakit telinga. Karena saat turun dikedalaman 3 meter, 6 meter dan seterusnya tidak bisa melakukan teknik ekualisasi (menyetarakan tekanan digendang telinga).


sumber: www.marinir.tnial.mil.id

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here