Pretty asmara bandar narkoba
Pretty Asmara bandar Narkoba?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Pretty Asmara telah mengakui jika dirinya adalah bandar narkoba.

“Pengakuannya Pretty Asmara Bandar Narkoba sudah dua tahunan,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7).

Tak cuma Pretty, polisi juga menangkap tujuh artis lain di room karaoke hotel yang sama. Aparat juga menemukan sejumlah barang bukti narkoba.

“Selain dua orang itu, kita amankan tujuh artis. Ada barang bukti disimpan di atas meja ditutup tisu, kita geledah ada sabu seberat 2,03 gram, ekstasi 23 butir, Happy Five 38 butir dan uang tunaI Rp 25 juta,” ujarnya.

Kasus ini bermula ketika polisi menangkap Pretty dan Hamdani di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (16/7/2017) lalu.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi dapat informasi bahwa akan ada pesta narkoba di hotel itu. Dari penangkapan terhadap keduanya polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah sebuah kamar di hotel tersebut. Dari kamar itu, polisi menemukan 0,92 gram sabu.

Berdasarkan keterangan dari Hamdani dan Pretty, mereka telah menyuplai barang haram tersebut kepada AL di tempat karaoke hotel tersebut. Adapun AL saat ini masih diburu polisi.

Polisi langsung bergerak ke tempat karaoke. Hasilnya polisi mendapatkan 1,12 gram sabu, 23 butir ekstasi, 38 butir happy five, dan mengamankan tujuh artis lainnya.

Adapun ketujuh artis tersebut adalah Susi Susanti alias Sisi Salsabila, Emilia Yusuf, Erlin Susanti, Melly Abtianingsih alias Melly Karlina, Asri Handayani, Gladyssta Lestira, dan Daniar Widiana.

Dalam kasus ini polisi menjerat Hamdani dan Pretty dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2juncto Pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 1 huruf b dan c subsider Pasal 62 juncto Pasal 71 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Rhoma Irama Berdalih Ridho Konsumsi Narkoba untuk Turunkan Berat Badan

 
Fakta pengakuan Presty Asmara ini sungguh bertentangan dengan pengakuan haji Rhoma Irama tempo hari.
 
Satria bergitar itu menjelaskan, Ridho menggunakan narkotika bukan untuk senang-senang saja.
Melainkan ada tuntutan pekerjaan agar badannya tetap terlihat normal-normal saja.
“Dia (Ridho) bilang, dia bukan for fun (konsumsi narkotika) atau bukan untuk hura-hura. Tapi ada tuntutan dari produser film, yang meminta agar badannya ideal,” ucapnya.
“Jadi dia mengonsumsi itu atas saran temannya supaya lebih cepat dan lebih cepat kurus, ya pakai narkoba. Jadi motivasinya itu bukan fun, tapi untuk menurunkan berat badan,” sambungnya.



Luar biasa perdagangan narkoba di kalangan artis. Tidak disangka bahwa Pretty Asmara bandar narkoba!

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here