Pria Seperti Ini Berisiko Menularkan Virus HPV Penyebab Kanker Serviks

Posted on

pria PHP

Bagi wanita, kanker serviks mungkin menjadi penyakit menakutkan setelah kanker payudara. Dua penyakit tersebut memang lebih banyak dialami oleh wanita. Terutama kanker serviks, pemicunya dapat berasal dari luar rumah yaitu virus HPV. Seringkali virus ini masuk ke organ intim wanita dengan perantaran hubungan seksual. Pria yang terinfeksi HPV akan menularkan ke mulut rahim wanita.

Di area intim wanita, HPV mampu memunculkan kanker serviks. Namun bagi pria, umumnya infeksi HPV tidak memunculkan masalah kesehatan serius. Misalnya muncul genital warts atau semacam kutil di sekitar  penis. Hanya saja, pria yang sudah kena HPV akan menjadi agen penular virus saat berhubungan intim dengan wanita. Pria yang suka menggunakan jasa pekerja seks komersial (PSK) lebih rentan terinfeksi HPV.

Baca Juga:  3 Jenis Pengobatan Gagal Ginjal Yang Umum Dilakukan

Jika memiliki pasangan yang diketahui pernah gonta-ganti pasangan sekalipun di waktu lampau, ada baiknya disarankan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan ini sekaligus sebagai deteksi dini terhadap kemungkinan adanya virus HPV di dalam tubuh. Jika ketahuan lebih awal, maka proses pengobatan dapat dilakukan sebelum virus benar-benar merusak tubuh.

Deteksi dini kanker serviks juga perlu dilakukan wanita, apalagi jika punya riwayat melakukan hubungan seksual di usia muda maupun berganti-ganti pasangan. Saat usia masih dini atau di bawah 17 tahun, HPV lebih gampang menginfeksi jaringan kelamin saat terjadi lesi. Inilah yang dapat berkembang menjadi kanker serviks. Virus HPV lebih gampang berkembang pada jaringan muda yang masih licin dan halus. Jaringan ini dimiliki oleh mereka yang usianya belia.

Baca Juga:  Ini Bahaya yang Tersembunyi dari Dispenser Minuman

“Hubungan seks menjadi penyebab terbesar penularan HPV,” ujar dr. Fitriyadi Kusuma, SpOG (K), Konsultan Kanker Kandungan dan Staf Pengajar FKUI Divisi Onkologi Ginekologi, seperti dikutip dari laman Intisari. “Menghindari seks di usia terlampau muda, tidak berganti-ganti pasangan, dan tidak merokok adalah hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjauhkan risiko kanker serviks,”tambahnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.