wasit asing liga 1 2017 shaun evans persib bandung ps tni jadwal atep

PSSI akhirnya memutuskan menghentikan pemakaian wasit asing di Liga 1 2017. Namun, penghentian ini belum sepenuhnya permanen atau hanya untuk sementara saja hingga urusan administratif yakni Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) dirampingkan sepenuhnya.

“Kami akan menggunakan lagi mungkin mendekati akhir musim kompetisi, tapi itu pun jumlahnya (mungkin) tidak akan banyak,” ungkap Deputi Sekjen Bidang Sepakbola, Marco Garcia Paulo, beberapa waktu lalu.

“Ya mau bagaimana lagi. Kami harus mengurus IMTA. Jadi di-pending dulu. Tapi perlu diketahui memutuskan wasit itu tidak gampang seperti pemain, butuh waktu,” tambahnya.

PSSI sebelumnya memang mendatangkan sejumlah wasit asing dari beberapa negara luar negeri, termasuk dari Australia, Iran, dan Kirgizstan. Beberapa di antarnya bahkan sudah bertugas memimpin pertandingan di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017.

Namun, kinerja wasit asing ternyata masih saja menuai kritik. Salah satunya adalah ketika pertandingan Persija Jakarta kontra PSM Makassar. Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, mengecam keras kinerja wasit asal Iran, Bonyadifard Mooud, yang memimpin laga.

“Saya menilai wasit (Bonyadifard Mooud) tidak lebih baik dari wasit lokal. Kalau mereka memimpin seperti itu, mutu dan kualitas Liga 1 tidak lebih baik,” tukas Robert Rene Alberts kala itu.

Tak hanya Robert Rene Alberts, manajemen tim Juku Eja juga melayangkan protes resmi ke PSSI. “Kami ke kantor PSSI untuk meyerahkan surat protes dan bukti rekaman Persija dan PSM Makassar,” ujar Andi Widya Syadzwina, Media Officer PSM Makassar.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here