PSM Makassar Robert Rene Alberts Ferdinand Sinaga jadwal

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, menyebut banyak keanehan dalam sepakbola Indonesia, terutama di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017. Hal ini dikatakan oleh Robert Rene Alberts setelah dirinya dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI dan operator kompetisi berupa larangan tidak boleh mendampingi PSM dalam dua laga, ditambah denda sebesar 15 juta rupiah.

Sanksi tersebut dijatuhkan karena Robert Rene Alberts memprotes kinerja wasit asing asal Iran, Bonyadifard Mooud, saat PSM Makassar dijamu Persija Jakarta pada 15 Agustus 2017 lalu. Manajemen tim Juku Eja sendiri sudah melayangkan protes resmi terhadap wasit asing tersebut.

“Sepak bola Indonesia memang aneh. Kami yang melaporkan dengan bukti rekaman video malah mendapat sanksi, sementara Bonyadifard Mooud tetap memimpin pertandingan selanjutnya,” tukas Robert Rene Alberts di Makassar beberapa waktu lalu.

“Saya menilai wasit (Bonyadifard Mooud) tidak lebih baik dari wasit lokal. Kalau mereka memimpin seperti tadi, mutu dan kualitas Liga 1 tidak lebih baik,” lanjutnya.

“Setidaknya saya mendapatkan pelajaran bahwa kompetisi sepak bola di Indonesia belum dikelola secara profesional. Dengan sanksi ini, saya mungkin berlibur ke Bali,” sindir pelatih asal Belanda ini.

Hukuman terhadap Robert Rene Alberts ini memang mengejutkan. Pasalnya, PSSI sebelumnya menyatakan akan memulangkan wasit asing yang kinerjanya dinilai kurang baik, termasuk laporan resmi yang dilayangkan oleh kubu PSM Makassar.

“Kami akan menindaklanjuti hal ini. Tentu saja tidak kami diamkan. Ya kita pulangkan dan tidak akan kita pakai lagi,” tandas Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, saat itu.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here