Satria Tama

Penampilan Satria Tama bersama Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2017 sangat gemilang. Namun, bersinarnya kiper muda itu bersama tim nasional ternyata kontras dengan apa yang sedang dialami klubnya, Persegres Gresik United. Persegres GU tengah merana di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 tanpa kehadiran Satria Tama yang telah membuktikan ketangguhannya dalam mengawal gawang tim Garuda Muda.

Persegres Gresik United kepayahan bersaing di kompetisi dan kini terpuruk di papan bawah. Sang pelatih, Hanafi, mengakui bahwa kehilangan Satria Tama yang harus memperkuat Timnas Indonesia U22 di SEA Games 2017 memang cukup berpengaruh bagi timnya.

“Jelas, kami sangat-sangat kehilangan dia (Satria Tama). Tapi, karena ini urusan timnas ya mau tidak mau harus loyal,” tutur Hanafi beberapa waktu lalu.

Hanafi juga akan melihat perkembangan Satria Tama saat sudah kembali ke Persegres Gresik United nanti, “Kalau kondisi dia sudah bagus, mungkin akan langsung jadi starter (pertandingan Persegres Gresik United selanjutnya).

“Kami sudah kemasukan 15 gol dari tiga laga. Jadi, kita lihat dulu bagaimana kondisinya setelah pulang,” imbuh mantan pelatih Perseru Serui ini.

Situasi yang dialami Persegres Gresik United memang cukup pelik. Bahkan, para pemain Laskar Joko Samudro dikabarkan belum menerima gaji selama 2 bulan terakhir. Perkembangan terbaru, Hanafi menginformasikan bahwa gaji yang satu bulan sudah dibayar.

“Pengaruh (penunggakan gaji) pasti ada, tapi anak-anak harus profesional. Perkara tersebut tetap diurus, harusnya itu (masalah gaji) tidak bisa dikaitkan dengan pertandingan, yang baik seperti itu. Satu bulan sudah (dibayar), satunya lagi tinggal jatuh temponya saja,” tutupnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here