Sirkuit Motegi Tetap Jadi Tuan Rumah GP Jepang Sampai MotoGP 2023

Sirkuit Motegi tetap menjadi tuan rumah GP Jepang sampai MotoGP 2023. Dengan demikian, sirkuit tersebut akan secara simultan menyelenggarakan Grand Prix bernama sama dalam tempo 19 tahun beruntun sejak 2004 lalu. Motegi sendiri sudah masuk dalam kalender MotoGP sejak tahun 1999, meski sempat menggunakan nama GP Pasifik.

MotoGP secara resmi mengumumkan bahwa sirkuit Twin Ring Motegi akan terus menjadi tuan rumah Grand Prix Jepang sampai setidaknya 2023. Perjalanan panjang sirkuit ini menjadi penyelenggara seri MotoGP sudah dimulai pada 1999 ketika menggantikan posisi Sirkuit Suzuka sebagai tuan rumah ajang tersebut di bawah payung GP Jepang.

Namun, di tahun 2000, Suzuka kembali menggelar GP Jepang, sehingga Motegi kemudian menggelar seri yang diubah namanya menjadi GP Pasifik. Hal ini bertahan sampai tahun 2003. Tahun berikutnya, Suzuka kembali tidak menggelar GP Jepang, dan sejak saat itu Motegi kembali menjadi tuan rumah GP Jepang sampai saat ini.

Klasemen MotoGP 2017 Terbaru Marquez Makin Kokoh, Dovi Geser Vinales

Awalnya, Motegi sudah resmi mendapatkan kontrak menggelar GP Jepang sampai tahun 2018, alias tahun depan. Dan kini sirkuit yang sama dikonfirmasi pada Minggu (20/8) untuk melanjutkan kalender MotoGP selama lima tahun ke depan, menjamin tempat mereka sampai 2023.

Terkait keputusan mengikat Motegi lebih jauh ini, bos Dorna Carmelo Ezpeleta menuturkan kepada Motorsport.com, “Kami dengan senang hati mengumumkan perpanjangan kontrak dengan (Motegi) sebuah tempat yang merayakan ulang tahun ke-20.”

“Twin Ring Motegi adalah trek kandang untuk Honda dan GP Jepang adalah Grand Prix kandang untuk pabrikan besar seperti Yamaha dan Suzuki, yang merupakan pemain utama di kelas MotoGP, beberapa pabrikan yang paling penting di puncak kejuaraan.”

GP Motegi tahun lalu menghasilkan adegan mengesankan ketika Marc Marquez mengamankan mahkota MotoGP ketiganya. GP Motegi pula yang merupakan tempat Casey Stoner merebut gelar perdananya untuk Ducati satu dekade lalu.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here