Loading...
Lifestyle

Tragis, Dokter Gadungan Bikin Penyakit AIDS Menular Pada 40 Orang di India

AIDS

Seorang dokter gadungan membuat ulah hingga ratusan orang tertipu. Lebih tragis lagi, 40 lebih pasiennya tertular virus HIV AIDS akibat malpraktek yang ia lakukan tepatnya di negara bagian Utara Pradesh, India Utara.

Kasus penginfeksian virus HIV dengan sengaja itu dilakukan oleh pria bernama Rajendra Yadav. Hal itu terjadi setelah ia menggunakan jarum suntik untuk para pasiennya secara bersama-sama.

Kasus tersebut dilansir laman Al Jazeera Selasa, 6 Februari 2018 dan langsung jadi perhatian banyak pihak. Padahal kejadiannya sendiri sebenarnya sudah lama, terungkap setelah puluhan mantan pasien Yadav melapor ke pihak berwajib.

Tak tanggung-tanggung, bahkan mereka yang terinfeksi virus mematikan HIV AIDS ada yang masih kanak-kanak.

“Empat puluh orang terjangkit virus HIV positif karena ulah Yadav. Jumlah ini diketahui berasal dari 400 orang yang percaya Yadav adalah dokter,” kata Sunil Bangarmau, anggota dewan daerah wilayah Pradesh kepada media lokal.

Jumlah itu belum final sebab bisa jadi masih akan bertambah lagi jika ada mantan pasien yang melapor.

Baca Juga:  Jangan Gunakan Plastik Warna Hitam Untuk Bungkus Daging Qurban

Mengapa Yadav bisa dipercaya menjadi dokter? Menurut Sunil di wilayah tersebut keberadaan ahli medis masih jarang karena dukun banyak beroperasi.

Tak heran saat ia mengaku menjadi dokter, masyarakat awam percaya dan berobat padanya.

“Kasus ini diduga terjadi sebab Yadav hanya menggunakan satu jarum suntik untuk seluruh pasiennya,” jelas Menteri Kesehatan Uttar Pradesh Siddharth Nath Singh.

Akibatnya virus HIV tersebar tanpa bisa dicegah, hingga ke lebih dari 40 orang.

Keberadaan si dokter gadungan Rajendra Yadav hingga kini masih misteri sebab ia langsung melarikan diri saat kasusnya terungkap. Pihak berwajib menetapkan Yadav menjadi buron di seluruh India.

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.