Valentino Rossi Jika Marah, Dani Pedrosa Mending Balapan Sendirian!

Valentino Rossi menolak mentah-mentah klaim Dani Pedrosa bahwa dirinya bertindak curang di GP Aragon pada Minggu (24/9). Sebaliknya, The Doctor menyindir, jika sampai Pedrosa marah karena insiden dengan dirinya, lebih sang pebalap Spanyol tersebut membalap sendirian di sirkuit.

Keberhasilan Dani Pedrosa menjadi runner-up di GP Aragon akhir pekan lalu bukannya tanpa pengorbanan. Ia sempat terlibat duel sangat sengit dengan Valentino Rossi di lap 15. Ketika itu, Rossi yang dalam posisi di depan, mengebut keluar dari turn 14 nyaris di melebar pinggir sirkuit, seolah tidak memberikan kesempatan untuk Pedrosa melakukan overtake.

Memang pada akhirnya, Pedrosa mampu menyalip Rossi dengan celah yang demikian sempit. Namun, sang pebalap Spanyol menyebut cara bertarung The Doctor adalah cara yang curang. Hal inilah yang tidak diterima oleh Rossi. Berbicara kepada Motorsport.com, dia berbalik menyalahkan pengemudi Repsol Honda itu.

Katanya, “Anda tahu, jika dia (Pedrosa) tidak bahagia, saya kira dia harus balapan sendiri. Inilah yang saya pikirkan.”

Valentino Rossi Cedera, Bakal Menghilang Sebulan dari MotoGP

Bagi Valentino Rossi, tidak ada yang salah dari taktiknya mempertahankan posisi di depan. Menurutnya, pebalap lain pun tidak akan dengan begitu saja mempersilakan pebalap yang datang dari belakang, melewati mereka begitu saja dalam tikungan lurus.

“Semua orang  akan berbuat hal yang sama kepada saya, ketika saya akan menyalip. Terutama di lap terakhir. Tapi, saat keluar dari Turn 14, anda selalu bergerak ke kiri. Mungkin saya melebar lebih dari semeter … jadi saya tidak tahu, mungkin pebalap semacam ini (yang mengeluh seperti Pedrosa), berpikir bahwa merekalah yang punya lintasan.”

Valentino Rossi sendiri datang ke GP Aragon dengan beban cedera kaki. Namun secara ajaib, dia mampu menyelesaikan lomba; bahkan masuk lima besar. Pencapaian fantastik ini bahkan juga tidak disangka-sangka oleh The Doctor sendiri.

Rossi menyebutkan, “Saya mencoba maksimal untuk hasil terbaik tapi pada akhirnya saya kelelahan. Cuma, jujur saja, saya tidak pernah menyangka bisa tiba di posisi lima besar, dan saya merasa cukup baik.  Saya sangat bangga, karena sepekan lalu saya tidak tahu apakah bisa balapan atau tidak.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here