Home / Sports / MotoGP / Valentino Rossi Kalah Dari Maverik Vinales di MotoGP 2017 Karena Hal Ini!

Valentino Rossi Kalah Dari Maverik Vinales di MotoGP 2017 Karena Hal Ini!

Valentino Rossi Kalah Dari Maverik Vinales di MotoGP 2017 Karena Hal Ini!

Valentino Rossi harus kalah dari Maverick Vinales di MotoGP 2017. Padahal, The Doctor jauh lebih lama menggunakan motor YZR M1 dibandingkan Vinales. Menurut, Silvano Galbusera, ada dua alasan utama kenyataan pahit ini bisa terjadi.

Valentino Rossi menutup MotoGP musim lalu dengan berada di urutan kelima klasemen. Dia bukan hanya ditaklukkan oleh sang juara Marc Marquez (Repsol Honda).

Ada tiga pebalap lain yang bisa melampaui pencapaian Rossi. Mereka adalah Andrea Dovizioso (Ducati), Dani Pedrosa (Repsol Honda), dan rekan setim Rossi di Movistar Yamaha, Maverick Vinales. Hal ini jelas aneh.

Pasalnya, ini adalah musim pertama Vinales di Yamaha, setelah pindah dari Suzuki. Adaptasinya seharusnya belum sempurna. Nyatanya, Vinales mampu meraih tiga kemenangan sepanjang musim, berbanding satu milik The Doctor.

Menurut Silvano Galbusera yang merupakan kepala mekanik Valentino Rossi, keunggulan Maverick Vinales bukan semata karena faktor keberuntungan semata. Tetapi lebih kepada berat badannya dan gaya membalap yang berbeda.

Valentino Rossi Kalah Dari Maverik Vinales di MotoGP 2017 Karena Hal Ini! 2

Dikutip dari detiksport, Galbusera menuturkan, “Maverick lebih ringan daripada Valentino, jadi (dia juga) lebih ringan pula dalam membebani ban belakang. Ia bisa menangani hal itu lebih baik (dari Rossi).”

Bukan hanya masalah berat badan yang menguntungkan Maverick Vinales di musim pertamanya. Tetapi juga masalah gaya membalapnya yang condong ke arah gaya Jorge Lorenzo; sehingga Yamaha tidak perlu berbuat banyak dalam melakukan set-up.

Galburesa menuturkan, “Set-up motor (kedua pebalap Yamaha) seringkali mirip, walaupun Valentino lebih tinggi dan berat. Secara keseluruhan, set-up motor Maverick lebih mirip dengan yang dulu dipakai Jorge (Lorenzo, saat masih berada di Yamaha).”

Yamaha sendiri musim lalu menjalani musim terburuk mereka. Dari dua pebalap yang ada, tak ada satupun yang mampu menembus peringkat kedua klasemen. Hal ini tidak pernah terjadi dalam rentang waktu 10 tahun.

Di sisi lain, Jorge Lorenzo yang pindah dari Yamaha juga melempem saat mengendarai motor Ducati. Dalam 18 seri, dia tidak meraih satu kemenangan pun, hanya mencatatkan tiga podium, dan finish di peringkat ketujuh klasemen MotoGP 2017.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

About Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *