Loading...
MotoGP

Valentino Rossi: Yamaha Terancam Kacau Seperti di MotoGP 2017

Valentino Rossi Yamaha Terancam Kacau Seperti di MotoGP 2017

Valentino Rossi mengakui sendiri bahwa Yamaha terancam kacau seperti di MotoGP 2017. Hal ini disampaikan The Doctor setelah tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand. Rossi melihat Yamaha sulit untuk menyaingi kecepatan Honda yang tampil konsisten sepanjang pemanasan menjelang MotoGP 2018.

Musim lalu menjadi musim terburuk Yamaha dalam sepuluh tahun terakhir. Tim tersebut tidak bisa memasukkan salah satu dari dua pebalap mereka ke kursi runner-up. Sepanjang kompetisi, performa motor YZR M1 tampak labil. Dan Valentino Rossi menilai, hal itu berpotensi terjadi lagi.

Dikutip dari Motorsport.com, Rossi menuturkan,  “Masalah besarnya adalah, Anda tidak pernah tahu yang bisa diharapkan. Ini seperti bermain kartu. Dan semua pebalap tampil sagnat tangguh dan sangat tipis (perbedaannya).”

Baca Juga:  Yamaha Tuntut Marquez ke Race Direction dan FIM

Rossi yang hanya berada di urutan 10 dalam tes di Buriram, dengan selisih 0,730 dari puncak, menambahkan, “Situasi tahun lalu kembali lagi. Anda tidak dapat mengetahui hal-haal apa saja yang bisa berubah antara pagi dan sore hari, apalagi dari hari ke hari.”

Yamaha Bakal Gandeng Tim Bentukan Valentino Rossi di MotoGP 2019

“Ini situasi yang sangat aneh, yang baru saja saya alami tahun lalu sepanjang karier saya di MotoGP. (Sebelumnya) meskipun kami sudah memiliki ban Michelin (sebelum tahun lalu), kinerjanya lebih konsisten (dibandingkan dengan di MotoGP 2017 dan tahun ini).”

“Sejak tahun lalu, semuanya bisa berubah dalam sekejap. Ini adalah ujian sulit bagi Yamaha, saya lebih bahagia (dengan tes pramusim) di Malaysia daripada di Thailand. Kami berharap segalanya akan membaik di Qatar.”

Baca Juga:  Yamaha Tolak Cari Pengganti Valentino Rossi di GP Misano 2017

Rossi sendiri pesimis Yamaha bisa memperbaiki performa hingga seri-seri awal MotoGP 2018, terutama seri perdana di Qatar. Sembari berkata demikian, dia membandingkan performa timnya dengan Honda yang ditunggangi Marc Marquez, yang disebutnya sangat konsisten meraih hasil maksimal.

” (Kondisi Yamaha) Ini adalah sesuatu yang bisa memakan waktu beberapa bulan [untuk diperbaiki]; Sampai perbaikan tiba, yang mungkin menghabiskan beberapa bulan, kami mengandalkan nasib. ”

“Saya pikir, satu-satunya pabrikan (yang konsisten meraih hasil apik) adalah Honda. Bukan hanya Marc [Marquez], tapi juga Dani [Pedrosa] dan [Cal] Crutchlow. Ducati juga melejit di Sepang, [Jorge] Lorenzo yang pertama di Sepang tetapi di Thailand ia menderita. Jadi kita harus menunggu sampai Qatar untuk melihat apa yang terjadi.”

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.