yuni shara

Yuni Shara baru saja meluncurkan buku berjudul ‘Waktu Terbaik Adalah Saat Ini’. Buku yang ditulis oleh sahabatnya, Tamara Geraldine, itu berkisah tentang Yuni sebagai perempuan, ibu dan juga pekerja seni.

“Sebenarnya buku ini didedikasikan untuk putra-putra saja, keluarga saya, kepada orang yang sudah terlibat dalam karier saya, semua media. Karena saya nggak tahu saya siapnya kapan, anggaplah seperti itu,” kata Yuni saat ditemui di kawasan Kemang, Rabu (27/9/2017).

Yuni pun membebaskan Tamara untuk menulis apapun tentang dirinya. Yuni tak mau sahabatnya itu menutup-nutupi, yang terpenting baginya jangan ada yang tersakiti.

“Karena saya bukan manusia sempurna, bukan yang baik-baik amat. Kalau misalnya di mata dia jelek, tulis saja nggak apa-apa yang penting di bagian-bagian kehidupan saya ada orang-orang yang jangan sampai tersakiti,” tandasnya.

Dalam buku tersebut, Yuni pun mengungkapkan kisahnya harus mengalami kegagalan dalam berumah tangga. Namun, ia tak mau menganggap hal tersebut sebagai akhir dari perjalanan hidupnya.

“Gagal berumah tangga bukan kiamat. Bahkan tak perlu diingat terus sebagai tragedi. Mungkin ironi, apalagi saya mengalaminya sampai dua kali. Apa itu jadi sebuah akhir yang bisa memberi saya hak menutup dengan kesimpulan atas perjalanan yang sampai kini belum dinyatakan sebagai akhir? Bahkan ini baru setengah jalan,” ungkap Yuni.

“Kegagalan, berkali-kali, selalu jadi terpaan sesaat dalam hidup. Dua kali kegagalan berumah tangga misalnya, jadi pendidik terbaik kembali melihat dunia sebagai tempat yang tak hanya berbentuk bulat, namun juga lengkap,” imbuhnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here