kosmetik berbahaya bpom

Kosmetik dan produk kecantikan buatan pabrik yang digunakan kaum wanita memang tak bisa lepas sama sekali dari bahan kimia. Namun ada beberapa merk yang berlebihan dalam penambahan bahan kimia sehingga dapat membahayakan kesehatan diri si pemakai.

Sejatinya, produk kecantikan yang baik adalah yang memakai bahan alami. Bisa dari berbagai tanaman yang mengandung khasiat obat atau juga buah-buahan, susu, dan lainnya. Menggunakan bahan tersebut tidak akan memberi efek negatif bagi kulit, juga kesehatan.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa sealami apapun, produk kosmetik tetap membutuhkan bahan kimia walau dalam jumlah sedikit. Misalnya untuk fungsi pengawet atau pewangi. Makin menyengat wanginya, maka makin banyak bahan kimia yang digunakan.

Berikut ini ciri produk kosmetik yang menggunakan bahan kimia berlebihan, dan cenderung membahayakan:

Warna

Dari sisi warna, makin pekat warna suatu kosmetik maka makin banyak zat pewarna yang digunakan. Ini bisa dilihat jika kosmetik tersebut dioleskan ke permukaan kulit, maka ia akan meninggalkan bekas warna tertentu.

Busa pada shampo

Makin banyak busa shampo yang Anda gunakan, maka akan makin banyak bahan kimia yang dipakai. Ini karena unsur busa didapat dari bahan kimia tertentu.

“Unsur pembusa juga selalu terbuat dari bahan kimia. Produk yang menghasilkan busa banyak akan membuat kulit menjadi kering,” jelas Produk spesialis dari Oriflame, Tussy Inggriani.

Wangi

Jika suatu produk kecantikan memiliki wangi yang menyengat, bisa diyakini bahwa produk tersebut mendapat tambahan bahan kimia yang cukup banyak. Idealnya, produk kecantikan tidak mengandung wangi yang terlalu menyolok.

Pemutih kulit dalam waktu cepat

Apabila ada produk pemutih kulit yang mengklaim dapat memutihkan dalam waktu cepat, sebaiknya waspada. Umumnya produk bahan kimia yang dapat memutihkan kulit dalam waktu cepat adalah berbahaya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here