Makan Lemak

Cara mengunyah makanan ternyata ada aturannya juga, dan mempengaruhi kesehatan tubuh jika tidak dilakukan dengan benar. Walau banyak orang meremehkan dan enggan, mengunyah makanan dianjurkan dilakukan secara perlahan-lahan.

Mengapa demikian? Bukankah yang penting makanan masuk ke usus dan nantinya organ pencernaan itu yang akan menghancurkan makanan tersebut? Eits, tidak begitu.

Dilansir laman Boldsky, sebuah penelitian mengungkap bahwa jika makanan tak dikunyah dengan halus dan terlalu cepat ditelan, maka bisa meningkatkan risiko obesitas dan memicu sindrom metabolik.

Sindrom metabolik adalah kondisi saat seseorang mengalami peningkatan tekanan darah, peningkatan gula darah yang tinggi, kelebihan lemak di sekitar pinggang, dan peningkatan kadar kolesterol secara bersamaan.

Akibatnya tentu tidak remeh sebab penyakit berat seperti jantung, stroke dan diabetes bisa terjadi.

Kenaikan kadar gula dengan cepat juga mungkin dialami saat seseorang terbiasa mengunyah makanan cepat-cepat. Hasilnya terjadi resistensi insulin, dan memicu diabetes.

Berlawanan dengan jika Anda makan dan mengunyah perlahan, maka keuntungan dan manfaat kesehatan ini bisa terjadi:

Nafsu makan terkontrol

Nafsu makan akan lebih terkontrol jika Anda mengunyah perlahan. Otak butuh waktu 15-20 menit untuk menerima sinyal yang dikirimkan dari otak, memberi tahu bahwa Anda kenyang. Jika makan perlahan, sinyal itu akan sampai sebelum hidangan di piring Anda habis. Dengan demikian maka Anda terhindar dari makan berlebihan dan nafsu makan lebih terkontrol.

Sistem pencernaan sehat

Makan perlahan membantu menyehatkan sistem pencernaan. Berbagai nutrisi lebih maksimal diserap oleh tubuh dan efisien. Selain itu, makanan akan lebih sempurna tercampur dengan enzim di ludah, dan mempermudah jalannya proses cerna.

Berat badan terjaga

Berat badan Anda akan lebih terjaga, juga langsing dan tidak naik atau truun dengan cepat.

Terhindar dari heartburn

Heartburn terjadi akibat naiknya asam lambung ke dada dipicu oleh makan dengan cepat. Rasanya adalah nyeri dan panas di rongga dada, dan kadang sampai ke kerongkongan.

Jadi memang lebih baik makan dengan tenang dan perlahan, agar kesehatan tetap terjaga.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here