Meski Pilpres masih tahun 2019, namun sudah banyak lembaga survei yang mengeluarkan hasil jajak pendapat yang mereka lakukan, diantaranya adalah Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

SMRC menyatakan jika Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi tokoh yang paling banyak dipilih oleh para responden.

Seperti diwartakan okezone.com, Direktur Utama SMRC, Djayadi Hanan mengatakan, dalam top of mind sosok calon presiden yang akan dipilih masyarakat pada Pilpres 2019, nama Jokowi menempati posisi tertinggi dengan perolehan suara sebesar 38,9 %.

Di bawah Jokowi ada nama Prabowo Subianto yang memperoleh 10,5% suara dan Susilo Bambang Yudhoyono sebanyak 1,4%. Sementara itu beberapa tokoh yang memperoleh nilai diatas 0,3% adalah Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, Hary Tanoesoedibjo, Agus Harimurti Yudhoyono, Jusuf Kalla, Wiranto dan Habib Rizieq Shihab.

“Dukungan terhadap Jokowi cenderung semakin menguat, sedangkan pada Prabowo sebagai pesaing terdekatnya cenderung melemah,” jelas Djayadi di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2018).

Hal mengejutkan lainnya adalah mayoritas responden setuju jika Prabowo menjadi Cawapres dari Jokowi.

“Sekitar 67% warga menyatakan setuju ?dengan kombinasi pasangan Jokowi-Prabowo sebagai Capres-Cawapres 2019, yang merupakan peningkatan signifikan dari September 2017 ketika angkanya mencapai 48,1 %,” pungkas Djayadi.

Survei nasional SMRC dilakukan pada 7-13 Desember 2017 dengan melibatkan 1.220 responden. Sampel ditarik secara multistage random sampling dengan margin of error-nya 3,1 %.

Loading...

Sampaikan Pendapat