Terkait tuduhan yang dikeluarkan oleh Politikus senior PAN, Amien Rais bahwa Pemerintah Jokowi dianggap sebagai angin segar bagi kebangkitan PKI, membuat Partai Nasdem naik pitam. Pasalnya pernyataan tersebut sama sekali tidak berdasar.


Menurut Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate, cara Amien Rais dalam menafsirkan hal tersebut merupakan sesuatu yang tendensius. Seharusnya sebagai politisi senior, Amien Rais sanggup mengkaji pernyataan hingga matang sebelum mengumumkannya ke hadapan publik, dilansir Detik.com.

“Itu penafsiran Pak Amien Rais justru tidak berdasar dan tendensius. Apa maksudnya, sih? Jangan merespons kalau belum positif, masa Presiden memberikan angin segar kepada PKI, itu kan pernyataan keterlaluan,” kata Johnny ketika ditemui, Minggu (24/9), dikutip Detik.com, Senin (25/9/2017).

“Itu justru pernyataannya sendiri yang berbahaya, yang berdampak pada mengadu domba masyarakat, jangan lah,” tambah Johnny.

Johnny menyatakan hanya tokoh yang tidak memiliki rasa cinta kepada negara ini yang berani mengeluarkan pernyataan pemerintah membangkitkan PKI. Pasalnya PKI merupakan isu yang sangat sensitif sehingga dapat membuat polemik dalam masyarakat.

“Sebagai tokoh senior justru kita sayangilah negara ini. Kalau pernyataan seperti itu dari tokoh yang tidak mencintai negara ini, jadi kita sesali pernyataan itu. Jangan terlalu seringlah membuat pernyataan kontroversial apalagi terkait dengan hal-hal yang sangat sensitif yang dapat membuka luka lama masyarakat,” jelasnya dengan tegas.

Lebih lanjut ia menambahkan, bukan hal yang terlarang jika memang Amien Rais tidak menyetujui rencana pemerintah untuk memproduksi ulang film sejarah G30S/PKI. Namun jangan sampai melontarkan informasi yang keliru kepada masyarakat luas.

Indonesia adalah negara yang terbuka dan menjunjung tinggi demokrasi. Johnny mengungkapkan bahwa maksud dari presiden untuk membuat versi terbaru dari film G30S/PKI adalah untuk membantu para generasi muda dalam memahami fakta-fakta penting di balik sejarah gelap negaranya.


“Dia tidak setuju secara pribadi silakan, tidak usah nonton, tapi untuk informasi kepada masyarakat silahkan juga. Ini negara kita sudah terbuka, sudah demokrasi, presiden itu kan bermaksud baik. Supaya generasi muda memahami apa yang terjadi dalam sejarah kelam negaranya, supaya itu tidak terulang kembali, itu harus didukung dong, masa ditafsirkan dengan sangat menyimpang,” tandas Johnny.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here