Apa itu Kimchi

Apa itu Kimchi? Pertanyaan itu bakal muncul ketika kita pertama kali membuka halaman utama Google hari ini 22 November 2017. Pasalnya, Google doodle menampilkan bentuk kartun kimchi, masakan tradisional asal Korea Selatan bertepatan dengan Kimchi Day, alias hari perayaan untuk Kimchi.

Google doodle hari ini cukup unik karena menampilkan elemen yang membentuk huruf G-O-O-G-L-E dalam serangkaian jenis sayuran dan bumbu. Kuncinya ada di sebuah mangkuk yang menjadi pengganti huruf O kedua, yaitu masakan kimchi, jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas.

Google memilih hari ini sebagai hari khusus untuk kimchi, karena dalam tradisi Korea Selatan, jika ada orang yang mulai menggarami Kimchi pada hari ini, maka Kimchi buatannya bakal punya cita rasa yang luar biasa.

Kimchi sendiri, meskipun asalnya bukan dari Indonesia, tampaknya cocok untuk lidah kita yang menyukai masakan dengan rasa pedas, asam, dan manis. Anda yang penasaran dengan masakan ini tidak perlu pusing. Belakangan, kemasan kimchi siap saji sudah beredar di berbagai wilayah di tanah air.

Selain itu, kita yang penasaran ingin mencicipi kimchi, dengan ramuan tangan sendiri, juga bisa melakukannya. Bahan-bahan untuk membuat kimchi tersedia di sekitar kita, yaitu sawi putih, lobak, kol dan mentimun. Cukup mudah untuk membuat kimchi, karena dengan modal pencarian Google, ada berbagai situs yang menyediakan cara membuat kimchi secara lengkap.

Apa Itu Kimchi Google Doodle Rayakan Kimchi Day Hari Ini!

Dikutip dari Wikipedia, asal mula kimchi dapat dicek jejaknya paling tidak di periode awal zaman Tiga Kerajaan di China (37 SM sampai 7 Masehi). Ketika itu, masakan yang difermentasikan sudah banyak beredar.

Dalam catatan dari China pada 289 M terungkap pula bahwa “Orang-orang Goguryeo (mengacu pada orang Korea) terampil membuat makanan fermentasi seperti anggur, pasta kedelai dan ikan asin yang difermentasi.”

Saat ini terdapat lebih dari 180 variasi kimch, beberapa di antaranya yang cukup dikenal adalah adalah baechu-kimchi,  bossam-kimchi,
baek-kimchi, dongchimi, nabak kimchi, dan kimchi bokembab

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here