lyra virna

Artis Lyra Virna secara mengejutkan ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik oleh Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ia dituduh telah melakukan hal itu berdasarkan laporan dari Lasty Annisa, pemilik ADA Tour.

Ditanya tentang naiknya status Lyra Virna, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membenarkan.

“Kami naikkan statusnya menjadi tersangka pada Jumat tanggal 16 (Maret) lalu,” kata Argo.

Surat pemberitahuan dengan nomor B/5795/III/2018/Datro per tanggal 16 Maret 2018 bahkan telah bocor di sebuah akun gosip sejak beberapa hari lalu.

Menyikapi status tersangka istri dari presenter Fadlan ini, pengacaranya Razman Arif Nasution menyebut bahwa ia belum membuat pernyataan apapun.

“Saya belum buat pernyataan apa pun, jawaban apa pun,” elak Razman seperti dilansir laman liputan6.com. “Saya sedang koordinasi dengan Fadlan, nanti saya kabari,” tambah dia.

Apakah naiknya status Lyra Virna ini akan membuat ia ditahan? Razman mengaku belum tahu dan akan segera mengabarkan jika semuanya telah jelas.

Lyra Virna terjerat kasus pencemaran nama baik ini mulanya karena niatnya bersama sang suami, Fadlan untuk menunaikan ibadah haji.

Mereka memilih ADA Tour sebagai travel yang akan membawanya ke tanah suci. Setelah menyetor uang sebesar Rp 203 juta untuk haji plus yang ditawarkan, ternyata mereka tak jua berangkat sampai saat ini.

Akibatnya Lyra Virna pun curhat di akun Instagramnya, namun pemilik ADA Tour menganggap curhatan artis berhijab itu sebagai pencemaran nama baik dan melaporkan ke polisi.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here