Apa saja yang bikin cewek melambung hingga langit ketujuh? Yes, segelas latte dingin kedai kopi hijau dan hmmm … sebuah cincin lamaran!

Ya, apalagi kalau terbuat dari materi berlian berapapun karatnya. Well, langsung saja cewek tersebut merasa dirinya adalah milik kita paling resmi!

Nah, masalah area atau kondisi melamar, tentu saja tak semua situasi cocok sebagai momen lamaran. Ada beberapa situasi-kondisi yang tak cocok untuk melamar – meski sebenarnya hal ini relatif, tapi berikut sederet momen tak tepat untuk melamar.

Melamar-dilamar via PowerPoint di ruang rapat? Ada juga yang pernah dilamar di layanan iklan online dan lain-lain. Kelihatan kreatif sih, tapi tak berarti jadi agak ‘aneh’ tapi balik lagi ke cocok-nggaknya di kita dan suasana.

Rasanya nggak banget lamar si dia di tempat kerja adalah dunia kerja adalah dunia profesional. Suka-nggak suka, proposal nikah beda jauh dengan proposal kerjasama!

Berbagi kebahagiaan dengan orang banyak terutama yang dekat oke-oke saja, tapi agar lebih terasa sakral, lakukan kumpul-kumpul setelah Anda selesai berlutut. Nah!

Simpel, melamar adalah sesuatu yang intim, pribadi yang tentunya tak mau didengar orang lain meski itu keluarga Anda sendiri.

Tiba-tiba saja ide melamar si dia muncul sekelarnya lagu romantis macam I Swear-nya All-4-One mengalun. Atau di arena konser megah yang dipenuhi banyak penonton. Sah-sah saja, tapi …

Bisa saja si dia merasa kaget dan bingung kasih jawaban, atau grogi, sehingga dirinya tak bisa mengeluarkan kata ‘yes, I do’!

Ada cincin lamaran dalam kue atau roti dan coklat tersembunyi? Hmmm … Kedengarannya seperti 10 atau 20 tahun lalu. Atau kedengarannya seperti film-film romansa yang berlebih-lebihan. Hahaha! Seru sih, tapi …

Kedengaran cheesy dan lebay. Seru en tergantung si dia doyan makan kue atau nggak.

Tiba-tiba saja tulisan papan neon di pojokan kafe atau resto berubah jadi kalimat ‘Will you marry me?” atau tiba-tiba ada gambar yang sama di DVD yang sedang diputar dengan tulisan yang sama atau pesawat terbang membentangkan bunyi lamaran!

Semua orang asing jadi tahu padahalbBukankah momen pernikahannya yang lebih penting?

Melamar si dia dengan iringan gitar yang dimainkan sendiri plus suara sendiri (yang mudah-mudahan tidak fals …) memang romantis. Apalagi lagu yang dinyanyikan adalah lagu romantis favorit si dia. Tapi sudah cerita niat lamaran dengan cara ini ke teman dekatnya atau keluarga?

Si dia bisa saja terkejut dan yang lebih penting: tersentuh. Tapi apakah yakin cincin yang dibeli memang pas dijarinya setelah nyanyian selesai berkumandang? Jangan sampai lagu romantis dan atmosfir romantis menguap karena cincin yang tak muat atau longgar kebesaran!

Kelihatan seperti film-film romantis yang gila-maksimal banget romantisnya, tapi apakah itu benar tak dibuat-buat dan sesuai harapan si dia? Bagaimana kalau si dia lagi gundah-gulana? Bagaimana kalau si dia lagi ‘dapat’?

Kejutan sepertinya baik dan wah, tapi bukanlah satu aksi yang oke. Buat apa kejutan kalau ternyata setelah si dia pakai cincin, eh ternyata sikapnya tetap tak bisa bikin hubungan makin harmonis? Percuma, bukan…

Geber seru-seruan romantis lainnya di POPULAR NOW dan rasakan goyangan lainnya. Buruan download versi PlayStore ini dan ini versi iOS -nya!

Loading...

Sampaikan Pendapat