semen padang skuat tandang away kuning 2016

Semen Padang memberikan responnya terhadap kebijakan terbaru PSSI yang menangguhkan untuk sementara aturan terkait regulasi kewajiban memainkan pemain muda U23 di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 hingga Timnas Indonesia U22 selesai melakoni SEA Games 2017.

Manajer Semen Padang, Win Bernadino, menyebut seharusnya PSSI konsisten dengan aturan yang dibikinnya sendiri. Apalagi kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017 adalah liga profesional sekaligus kompetisi sepakbola kasta tertinggi di tanah air.

“Ini liga profesional yang harus ada regulasi baku. Kalau menang slot pemain U23 sudah ada, harusnya aturan ini terus diberlakukan, setidaknya memberikan jam terbang dan pengalaman bagi pemain muda lainnya. Keputusan ini tentu harus dipertanyakan lagi,” tukas Win Bernadino beberapa waktu lalu.

“Dari sisi pengalaman, tentu pemain U23 kalah dari pilar senior sehingga mereka kemungkinan besar diparkir pasca perubahan aturan. Padahal, mereka sudah dikontrak Semen Padang dan diproyeksikan bermain selama satu kompetisi,” sambungnya.

PSSI memang menangguhkan regulasi pemain U23 di kompetisi agar para pemain muda yang dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U22 asuhan pelatih Luis Milla bisa lebih fokus karena mereka dibebani target juara di ajang SEA Games 2017 Malaysia mendatang.

“Ya, benar. Ada penangguhan regulasi pemain muda mulai dari 3 Juli hingga 30 Agustus mendatang setelah SEA Games 2017 selesai,” kata Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin.

“Luis Milla butuh pemain-pemain terbaik untuk Timnas Indonesia sedangkan pemain terbaik terkadang berkumpul di satu klub,” lanjutnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here