Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berharap bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak menyurutkan niatan dan semangat para orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya ke jenjang yang lebih tunggi.

Presiden Jokowi mengungkapkan jika beliau pun dulu juga berasal dari keluarga yang kurang mampu. Namun, orangtuanya selalu berusaha keras agar anaknya bisa menempuh pendidikan yang tinggi sampai beliau lulus perguruan tinggi.

“Saya dulu anaknya orang enggak punya. Tapi orangtua saya entah cari duit dari mana selalu sekolah di mana pun, disekolahkan,” kata Presiden saat membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Lapangan Rajawali Kita Cimahi, Jawa Barat, Senin (11/9/2017), seperti yang diwartakan oleh Kompas.com

Baca juga: Politisi PDI-P Minta KPK Dibekukan, Begini Komentar Tegas Presiden Jokowi

Jadi dengan kenyataan beliau juga berasal dari keluarga yang kurang mampu, Presiden menyebutkan bukan hal yang tidak mungkin jika kelak putra-putri dari semua yang hadir dalam acara tersebut tanpa terkecuali bisa menjadi orang-orang penting dan berpengaruh di Indonesia nantinya.

“Jadi bukan tidak mungkin, dari putra-putri bapak ibu semuanya ada yang bisa jadi presiden, ada yang bisa jadi menteri, ada yang bisa jadi gubernur, bupati, wali kota, kenapa tidak,” tambahnya.

Selanjutnya Wali Kota Solo itu berharap jika para penerima Kartu Indonesia Pintar yang berjumlah 1.191 dan 800 penerima Program Keluarga Harapan bisa mensyukuri adanya program bantuan pemerintah itu untuk menunjang pendidikan anak-anaknya.

Baca juga: Resmikan Tol Mojokerto-Kertosono, Jokowi ‘Curhat’ Lamanya Pengerjaan Proyek

“Harus kita syukuri, dulunya tidak ada bantuan pemerintah, sekarang ada. Alhamdulillah harus bersyukur sehingga anak bisa sekolah ke jenjang lebih tinggi,” tutur Jokowi.

Mantan Gubenur Jakarta itu juga berjanji kan menambah jumlah dan nilai bantuan jika pemerintah memiliki anggarana yang lebih besar. Setelah melakukan pembagian KIP dan PKH tersebut, presiden mengakhir kunjungan kerjanya di Jawa Barat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here