Sepasang anak muda telah tertangkap basah oleh warga sekitar pada saat melakukan perbuatan mesum. Kejadian itu terjadi di Bong Cino yang berada di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.



Aksi yang tak senonoh yang dilakukan kedua pemuda itu memang sangat memperihatinkan, hal itu karena mereka dengan berani melakukan hal tersebut di tempat umum. Terlebih sekarang ini keduanya sedang duduk dibangku SMP dan SMA di Kediri.


Bahkan, keduanya juga baru saja menjalin perkenalan. Sepasang kekasih yang tertangkap basah sedang melakukan perbuatan asusila itu adalah S (14) seorang pelahar SMP yang merupakan warga Banyakan, sedangkan pasangannya H (17) seorang warga Gampengrejo, Kabupaten Kediri, yang masih SMA.


AKP Ridwan Sahara, Kasat Reskrim Polresta Kediri menjelaskan, kedua pelaku memulai kenalan mereka melalui jejaring sosial media Facebook (FB). Perkenal itu dilakukan sejak empat bulan terakhir sebelum adanya kajadian ini.


ilustrasi


Setelah melakukan perkenalan melalui FB itu, keduanya berkomunikasi dan saling curhat satu sama lain. Hingga berujung pada saling perhatian antara mereka. “Karena merasa diperhatikan, pihak perempuan kemudian diajak bertemu di Bong Cino,” ucapnya.


Pada saat penggrebekan kepada sepasang kekasih yang berkenal melalui FB tersebut, warga mendapati kalau sang wanita sudah melepas calana dan celana dalamnya. Sedangkan lelakinya yang masih terlihat mengenakan pakaian lengkap.


Namun kondisi celana yang dikenakan oleh lelaki itu sudah terbuka ikat pinggangnya serta resletingnya. Kedua pasangan yang kenal melalui FB ini sedang melakukan hubungan layaknya suami istri di Bong Cino tersebut. Pada saat itu, posisi perempuan berada di atas sedangkan pria yang dalam posisi terlentang di bawah.


Setelah adanya kejadian penggrebekan kepada kedua pasangan yang kenal dari FB ini, polisi langsung memanggil kedua orang tua korban di Mapolresta Kediri untuk melakukan mediasi. Dari hasil mediasi yang dilakukan, pihak orang tua perempuan tidak mengajukan tuntutan.


Walau pihak keluarga perempuan tidak melakukan tuntutan dari peristiwa yang berawal dari perkanal di FB tersebut, polisi akan berusaha melakukan visum atas kejadian itu. “Kami tidak percaya pengakuan saja, sehingga anaknya juga kami visum,” tambahnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here