Bayern Munchen Bukan Lagi Tim Terkuat Di Liga Jerman

Posted on

Bayern Munchen Bukan Lagi Tim Terkuat Di Liga Jerman (1)

Bayern Munchen bukan lagi tim terkuat di Liga Jerman. Hal ini justru diklaim sendiri oleh pelatih sementara Die Roten, Willy Sagnol. Ucapan tersebut meluncur setelah Bayern ditahan imbang 2-2 oleh tuan rumah Hertha Berlin, meski sempat unggul dua gol lebih dahulu. Dengan materi pemain yang luar biasa, Die Roten dinilai kehilangan fokus dan disiplin.

Bayern Munchen secara teknis bisa melompat ke peringkat kedua Bundesliga di spietlag tujuh. Artinya, posisi mereka meningkat dibandingkan pekan sebelumnya. Namun, dari segi jarak dari puncak, Bayern semakin tertinggal dari Borussia Dortmund, berbeda lima angka. Jika hal ini terus saja bertahan, maka Die Roten akan kehilangan gelar juara Bundesliga untuk pertama kalinya dalam enam musim terakhir.

Baca Juga:  Bursa Transfer: Atletico Madrid Bakal Buang Yannick Carrasco!

Lebih buruk lagi, meski sudah memecat Carlo Ancelotti, Die Roten belum juga meraih kemenangan. Ini artinya sudah tiga laga mereka menuai hasil buruk secara beruntun. Imbang lawan Wolfsburg, disikat PSG 3-0, dan imbang lagi dengan Hertha Berlin.

Willy Sagnol yang melihat performa timnya, berbalik menyalahkan para pemain yang seperti kehilangan energi untuk bertarung. Adanya Franck Ribery, Arjen Robben, Robert Lewandowski, hingga Mats Hummels nyatanya tidak bisa menjamin tiga poin secara rutin.

Bayern Munchen Bukan Lagi Tim Terkuat Di Liga Jerman (2)

Sagnol dikutip dari ESPN mentuurkan, “Kami memiliki skuad dengan banyak kualitas, dengan banyak pengalaman. Saya berpendapat bahwa (di laga melawan Hertha Berlin), saya menerjunkan formasi terkuat.”

“(Tapi hasil seri menunjukkan) Ini pertanyaan fokus, disiplin. Kami sekarang bukan lagi tim terkuat di Jerman.”

Baca Juga:  Aymen Barkok Girang Diminati Arsenal

Sagnol sendiri tidak mau menyebutkan Carlo Ancelotti sebagai biang krisis yang dialami Bayern Munchen saat ini. Sebaliknya, sang caretaker melihat perginya Don Carlo meninggalkan kekosongan besar di kubu Die Roten.

Katanya, “Tentu saja, fakta bahwa Carlo tidak lagi berada di sini telah meninggalkan sebuah lubang besar. Carlo adalah tokoh besar. Meskipun demikian, inilah sepak bola, situasi berubah dan para pemain harus melihat ke depan. Tapi sekarang ada jeda internasional dan kami akan menganalisis situasinya dengan tenang.”

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.