bayi emut jari

Bayi dan anak-anak bisa saja terkena katarak, walau sebelumnya penyakit ini identik sebagai penyakit lansia. Salah satu kasus yang membuat masyarakat sadar bahwa buah hati mereka pun beresiko mengalami katarak adalah saat Ibran (5 bulan), putra kedua Asri Welas harus dioperasi akibat menderita penyakit itu.

Menurut ahli kesehatan, faktor penyebab kondisi tak biasa itu adalah genetik dan infeksi saat hamil. Walau baru berusia beberapa bulan, penglihatan bayi akan berkurang akibat munculnya titik putih atau lensa keruh di matanya.

Jelas itu akan mempengaruhi indra penglihatannya, dan harus segera diatasi. Bagi orang tua yang memiliki buah hati, sangat perlu untuk tahu apa saja gejala yang akan terlihat jika katarak sedang dialami oleh mereka.

Berikut tanda yang terlihat jika buah hati Anda mengalami katarak, dilansir oleh laman WebMD:

Tidak merespon benda besar di hadapannya, walau berwarna-warni. Ia juga tak merespon wajah yang tersenyum kepadanya, atau menyapa dirinya karena tidak melihat jelas.

Bayi atau anak tak dapat menemukan benda kecil yang ada di hadapannya.

Ekspresinya sering seperti cemberut, padahal ia sedang mengernyit berusaha melihat dengan fokus. Kadang tampak juling dan akan merasa silau sekali jika ada di luar rumah akibat sinar matahari.

Bagian hitam mata tidak sejajar pada saat bersamaan (strabismus).

Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika Anda membawa buah hati ke pihak medis tersebut. Pertolongan lebih dini akan membantu anak untuk melewati masalah katarak dengan baik.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here